Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 Maret 2024 | 16.55 WIB

Ketemu AHY, Emak-Emak Asal Surabaya Ini Tidak Ingin Berfoto Malah Teriak Soal Mafia Tanah

Matnari (berkerudung putih) mengadu soal mafia tanah. - Image

Matnari (berkerudung putih) mengadu soal mafia tanah.

JawaPos.com–Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono melawat ke Surabaya untuk menyerahkan beberapa sertifikat tanah. Termasuk sertifikat wakaf ke Sukolilo Surabaya.

Saat selesai menyerahkan sertifikat wakaf ke Masjid Nasrulloh Sukolilo Surabaya, AHY diteriaki emak-emak. Ada 8 perempuan yang berusaha nyempil di dalam kerumunan warga yang berebut foto dengan AHY.

Kedelapan emak itu justru memilih untuk tidak berebut foto dengan anak Presiden keenam Soesilo Bambang Yudhoyono tersebut. Matnari, salah satunya.

Perempuan 51 tahun itu dengan suara serak berteriak kepada AHY. Tampak dari dekat kedua matanya seperti akan meneteskan air mata.

”Pak AHY tolong kami. Kami mau digusur sama pengembang, Pak AHY tolong kami,” kata AHY di depan Masjid Nasrulloh Surabaya.

Matnari mengaku sudah menempati tanah yang akan digusur sejak 20 tahun lalu. Kini, dia harus dihantui rasa khawatir bakal dipindah paksa oleh salah satu pengembang.

”Kami mau mengurus PBB sejak awal tidak bisa. Disampaikan itu tanah negara, tapi kok ada pengembang yang bakal nempatin di lokasi kami, kenapa?” teriak Matnari.

Teriakan Matnari ternyata tidak membuat AHY teralihkan. Setelah berjuang dengan teriakan selama beberapa menit, teriakan Matnari membuahkan hasil. Meski, tidak menyelesaikan masalah saat itu juga.

Teriakan Matnari itu direspons tapi bukan oleh AHY. Yakni, Kepala Kanwil BPN Prov Jawa Timur Jonahar. Johanar mencoba menenangkan para emak itu.

”Iya nanti lapor ke kami, ke saya ya,” ucap Johanar.

Sementara itu, AHY menegaskan bahwa dirinya masih berkomitmen untuk menggasak para mafia tanah tanpa pandang bulu. Baru beberapa bulan dirinya menjabat sebagai menteri, laporan terkait mafia tanah masuk.

”Tentu, mafia tanah masih menjadi PR saya dan teman-teman untuk diperangi atau dilawan,” kata AHY.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore