
Aktivitas di Masjid Al-Akbar Surabaya (MAS).
JawaPos.com–Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono, Kepala Bappeda M. Yasin, Kadis ESDM Nurkholis, dan Kepala Biro Kesra Setdaprov Jatim Imam Hidayat, mengikuti potong rambut gratis bersama 1.445 orang di Masjid Al Akbar Surabaya (MAS), Senin (11/3).
Acara yang digelar untuk menyambut Ramadhan 1445 H itu berkolaborasi dengan komunitas Ngasal (Ngaji Komunitas Pengusaha Salon) yang mengerahkan 150 penata rambut profesional. Peserta pertama yang dipotong rambutnya adalah Pj Gubernur Jatim bersama jajaran OPD Pemprov.
Peserta termuda dengan usia 1 tahun 3 bulan (laki-laki) asal Surabaya bernama Muhammad Arrasya Pradika, peserta tertua 76 tahun (perempuan) asal Sidoarjo bernama Kresnaningsih (ibu rumah tangga), dan peserta dengan asal kota terjauh dari Bogor yang kuliah di ITS, yakni Muhammad Yazid.
”Hairdresser (penata rambut) yang bergabung dalam komunitas Ngasal dalam keseharian identik dengan keseharian yang mewah, tapi mereka mempunyai prinsip bukan hanya di dunia. Saya tidak akan pernah bosan untuk bekerja secara profesional, tapi saya senantiasa istikamah mengaji. Semoga, Ngasal bisa mengadakan kegiatan ngaji di Masjid Al Akbar,” kata Ketua Ngasal Hendy Prayitno.
Hendy menjelaskan, anggotanya berjumlah kurang lebih 100 orang. Namun, jika ada kegiatan bakti sosial rekan-rekan seprofesinya akan turut serta karena kegiatan yang positif. Rekan-rekannya dalam berbakti sosial juga tidak akan pernah menghitung biaya jasa, meskipun ada yang harga salon termahal Rp 950.000/sekali potong.
Harapan Ketua Ngasal itu langsung direspons Ketua Badan Pelaksana dan Pengelola (BPP) Masjid Al Akbar Surabaya DR KH M Sudjak MAg.
”Kami sangat senang dan memperbolehkan jamaah Ngasal untuk ngaji di masjid ini, asalkan istikamah, silakan berkoordinasi dengan humas masjid,” kata Sudjak.
Langkah Ngasal itu juga dikagumi Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono. ”Ini komunitas yang biasanya glamour, tapi bisa memberi kebahagiaan dan manfaat bagi yang membutuhkan, contohnya potong rambut gratis menjelang Ramadhan 1445 Hijriah, ini sangat luar biasa, saya hadir karena betul-betul kagum dengan iktikad baik dari mereka untuk mengharapkan Ridho Allah SWT,” ujar Adhy.
Adhy menjelaskan, para pencukur yang tergabung dalam Ngasal merupakan seorang profesional di bidangnya karena bekerja di salon-salon ternama di Surabaya. ”Mereka profesional, kalau saya mau potong rambut seperti ini minimal Rp 500 ribu, jadi adanya potong rambut gratis ini sangat membantu masyarakat,” terang Adhy.
Sementara itu, Humas Masjid Al Akbar Surabaya Helmy M. Noor mengatakan, kegiatan potong rambut gratis diikuti 1.445 orang, dimulai pukul 08.00 dan selesai pukul 12.00 WIB atau saat waktu Shalat Duhur.
”Untuk yang mencukur berjumlah 150, 100 laki-laki dan 50 perempuan. Mereka adalah pencukur rambut ternama di Surabaya, yang memberikan layanan gratis,” ucap Helmy M. Noor.
Selain cukur gratis, Festival Ramadhan GenZI 1445 H di Masjid Al-Akbar Surabaya juga disemarakkan dengan Gebyar Salawat dan Ramadhan GenZI 1445 serta santunan anak yatim (10/3), Lailatul Qiroah pada malam 27 Ramadhan yang mengundang qori regional, nasional, dan internasional, lalu ada pula Qiyamul Lail (malam 10 hari terakhir Ramadhan), dan sembilan lomba.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
