
Ilustrasi pesta miras oplosan. Dok. JawaPos
JawaPos.com- Minuman keras (miras) oplosan kembali menelan korban. Kali ini, dua warga Banjarkemantren, Kecamatan Buduran, Sidoarjo meregang nyawa setelah menenggak cairan haram tersebut. Pelajar dan seorang anak muda. Kedua korban itu berinisial FK, 15, dan MA, 23.
Korban tidak berumur panjang setelah sempat kritis dan dirawat di rumah sakit. FK dan MA tewas di hari yang sama pada jam berbeda. Dua orang lain yang sempat ikut bergabung, hingga berita ini ditulis belum ada kabarnya.
Juliono, salah seorang tetangga FK, membenarkan kedua korban meninggal pada Senin (23/1) lalu. ’’Iya, pagi sama sore jarak beberapa jam saja kalau nggak salah,’’ tutur pria 54 tahun itu ketika ditemui, Selasa (24/1).
Diketahui, kedua korban sempat berpesta racikan oplosan pada Sabtu (21/1) di rumah MA. Sabtu sore, B, teman MA, datang membawa tiga botol metanol atau lebih dikenal sebagai spiritus. Tidak lama kemudian, datang FK dan JM, 16.
Dari informasi yang dihimpun, pada malam Tahun Baru Imlek tersebut, ketiganya meracik miras dari metanol yang dicampur teh manis hangat. Hanya menenggak sekali, JM kemudian berpamitan pergi sebentar. Sedangkan ketiganya meneruskan minum oplosan tersebut.
Saat JM kembali Minggu (22/1) dini hari, dirinya melihat ketiga rekannya itu sudah terkapar karena mabuk. Minggu pagi saat sadar, B dan FK kembali ke rumah masing-masing.
Juliono mengatakan, kejadian aneh sempat dialami korban FK. Pada Senin pagi, tiba-tiba dia tak sadarkan diri di rumahnya. ’’Akhirnya sama keluarga dibawa ke RS Siti Hajar sana, katanya kritis begitu,’’ ungkapnya.
Tetapi, sebelum sempat ditangani, FK mengembuskan napas terakhir. Berselang beberapa jam, Juliono menyebut sorenya korban MA juga mengalami hal serupa. ’’Langsung dibawa ke RSUD, lah kok pas ditangani meninggal juga,’’ ujarnya.
Sementara itu, dua rekan korban yang lain, B dan JM, belum diketahui keberadaan dan kabarnya.
Saat dikonfirmasi mengenai kejadian tersebut, Kanitreskrim Polsek Buduran Iptu Nanang Mulyono mengungkapkan, belum ada laporan resmi yang masuk mengenai kejadian itu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
