Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Januari 2023 | 23.37 WIB

Tarif Air Naik, Pendapatan PDAM Surabaya Bakal Melonjak Rp 176 Miliar

Dirut PDAM Surya Sembada Arief Wisnu Cahyono memberikan penjelasan soal kenaikan tarif air di hadapan anggota Komisi B DPRD Surabaya, kemarin (4/1). Frizal/Jawa Pos - Image

Dirut PDAM Surya Sembada Arief Wisnu Cahyono memberikan penjelasan soal kenaikan tarif air di hadapan anggota Komisi B DPRD Surabaya, kemarin (4/1). Frizal/Jawa Pos

JawaPos.com- Manajemen PDAM Surya Sembada sudah mengalkulasi potensi pendapatan pasca kenaikan tarif layanan air mulai Januari 2023 ini. Penerimaan perusahaan pun berpotensi melonjak sampai Rp 176 miliar.

Tahun lalu pendapatan PDAM mencapai Rp 778 miliar. Diperkirakan pemasukan perusahaan tahun ini menjadi Rp 954 miliar. ”Kami proyeksikan pendapatan meningkat 22,4 persen setelah ada harmonisasi tarif,” kata Direktur Utama (Dirut) PDAM Surya Sembada Arief Wisnu Cahyono kemarin (5/1).

Dia berjanji kenaikan tarif akan dimanfaatkan secara maksimal untuk mengembangkan kualitas pelayanan. Selain peremajaan pipa sepanjang 900 kilometer, PDAM juga akan membangun reservoir atau penyimpanan air. Tujuannya, memudahkan suplai air di kawasan Surabaya Utara. Selama ini kawasan itu tergolong zona merah karena cukup jauh dari jangkauan. ”Tahun ini kami bangun dua reservoir di Surabaya Utara,” jelas Arief.

Tempat penyimpanan air itu akan dibangun di Demak dan Petekan. Kapasitasnya mampu menampung air sampai 8 ribu meter kubik (m³). Dengan begitu, kawasan Surabaya Utara bisa teraliri air dengan lancar. Juga memperbaiki suplai agar aliran air ke rumah-rumah warga lebih stabil. ”Tahun ini segera kami bangun,” ujarnya.

BUMD itu juga berupaya untuk terus menekan tingkat kebocoran air. Sampai akhir Desember 2022, angka kebocoran air ke pelanggan tercatat 32 persen. Padahal, PDAM Surya Sembada memasang target kebocoran di angka 25 persen. Itu setara dengan rata-rata kebocoran secara nasional.

Arief bertekad mengurangi kebocoran dengan menggenjot tingkat pemakaian air. ”Kebocoran itu kan dihitung dari jumlah diproduksi air dengan kapasitas terjual ke pelanggan,” paparnya.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore