Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Februari 2024 | 05.05 WIB

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Berikan Santunan kepada Keluarga Petugas PPS Desa Lebo yang Meninggal Dunia

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum Sutony. - Image

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum Sutony.

JawaPos.com–Anggota PPS (Panitia Pemungutan Suara) Desa Lebo Kecamatan Sidoarjo H. Sutony meninggal dunia, Rabu (21/2). Pria berusia 64 tahun itu tercatat sebagai anggota PPS Desa Lebo di divisi data. Kabar duka tersebut terdengar Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor.

Bupati yang akrab dipanggil Gus Muhdlor itu bertakziah ke rumah duka menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Dia meminta keluarga yang sedang berduka untuk ikhlas dan sabar menerima kehendak Allah SWT.

”Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya Bapak Sutony, semoga beliau mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya,” ucap Gus Muhdlor.

Gus Muhdlor juga mengucapkan terima kasih kepada almarhum yang telah ikut menyukseskan Pemilu 2024. Dedikasi Sutony dalam menjalankan tugasnya sebagai PPS Pemilu 2024 patut dikenang. Dedikasi almarhum yang juga menjabat sebagai anggota BPD Desa Lebo patut mendapatkan apresiasi.

”Beliau termasuk pahlawan demokrasi yang harus kita apresiasi dan harus kita kenang,” ujar Ahmad Muhdlor.

Gus Muhdlor memastikan hak almarhum sebagai anggota PPS dipenuhi Pemkab Sidoarjo. Salah satunya santunan BPJS Ketenagakerjaan yang akan diterima Sutony. Pemkab Sidoarjo mengikutsertakan seluruh anggota PPS maupun KPPS dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

”Dengan begitu mereka terlindungi jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan bila mengalami kecelakaan maupun meninggal dunia. Hak beliau memperoleh santunan BPJS Ketenagakerjaan kita berikan kepada ahli waris, beliau akan memperoleh dua santunan JKM sekaligus karena telah terdaftar di dua kepesertaan, yakni sebagai anggota BPD dan PPS yang kemarin di-cover Pemkab Sidoarjo melalui anggaran KPU Sidoarjo,” ucap Ahmad Muhdlor.

Gus Muhdlor mengatakan, Pemkab Sidoarjo telah berupaya memberikan proteksi kesehatan petugas Pemilu. Salah satunya pemberian vitamin dan suplemen gratis. Selain itu layanan cek kesehatan gratis juga diberikan kepada mereka. Mesti begitu takdir kematian seperti ini tidak dapat dihindari.

”Pemberian vitamin, menambah suplemen kepada para petugas Pemilu sudah kita lakukan, dan mulai dari awal kita juga menggratiskan pemeriksaan kesehatan namun semua tergantung kepada takdir,” ujar Ahmad Muhdlor.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidoarjo Novias Dewo Santoso memastikan ahli waris almarhum Sutony akan segera mendapatkan haknya. Almarhum mendapatkan dua santunan BPJS Ketenagakerjaan sekaligus. Yakni santunan kematian biasa. Nominalnya Rp 44.973.000 untuk santunan JKM sekaligus JHT atas keikutsertaannya dalam BPJS Ketenagakerjaan sebagai anggota BPD Desa Lebo. Keikutsertaan almarhum dalam BPJS Ketenagakerjaan sebagai PPS Desa Lebo kemarin akan memperoleh santunan JKM Rp 42 juta.

”Inikan baru simbolis, nanti akan ditindaklanjuti dengan pengisian formulir, setelah formulir diserahkan lengkap kita prosesnya tidak lama, paling dua hari sudah cair, dan itu langsung ke rekening ahli waris, kita tidak bayarkan cash, kita transfer untuk memastikan nilai manfaatnya itu diterima secara utuh,” ucap Novias Dewo Santoso.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore