Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Desember 2022 | 04.59 WIB

Geger Teror Ular Memakan Delapan Ekor Ayam di Gresik

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Teror keluarnya ular di beberapa kawasan Gresik, masih terus terjadi. Bahkan, kemunculan ular di Desa Sumengko Krajan, Kecamatan Wringinanom, Kamis (15/12) membuat geger warga setempat. Betapa tidak. Ular Piton dengan panjang 5 meter itu telah memakan banyak ayam.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik Agustin Halomoan Sinaga menceritakan, awalnya warga Desa Sumengko Krajan mengaku kehilangan beberapa ekor ayam. Semula, warga bersangkutan tidak mengatehui, kalau ayam-ayam itu dimangsa ular. ‘’Hanya melihat bulu-bulu ayamnya saja. Pemilik rumah heran, kemana ayam-ayamnya,’’ kata Sinaga.

Nah, Kamis (15/12) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB, warga mengetahui ternyata ayam-ayam itu dimakan ular jenis piton. ‘’Setidaknya, ada delapan ayam yang dimakan. Lalu, pemilik rumah berani menangkap ular sendiri. Kemudian, ular itu dimasukkan ke dalam tong,’’ ungkap mantan kepala dinas pemuda dan olahraga.

Setelah itu, lanjut dia, pemilik rumah menghubungi petugas Damkarla. Tidak lama, beberapa tim rescue datang ke rumah warga tersebut. Sinaga menyebut, ular yang dievakuasi kali ini memang besar. ‘’Biasanya kan sekitar 3 meter. Tapi, kali ini sampai 5 meter dan tubuhnya besar. Ayam saja masuk. Untung tidak sampai ada korban manusia,’’ paparnya.

Data dari Damkarla, mulai Januari-November 2022, tercatat ada sebanyak 323 kali penyelamatan. Sebagian besar objek rescue adalah binatang. Perinciannya, 174 ular, 80 tawon, 12 kucing, 3 musang, 2 kera, dan 2 burung hantu. Selebihnya, 13 cincin, 4 kendaraan, dan 2 pohon. ‘’Adapun pada Desember ini, setidaknya ada sebanyak 13 kejadian penyelamatan. Sebagian besar juga ular,’’ paparnya.

Kejadian Kebakaran Menurun

Selain mewaspadai kemunculan binatang melata itu, Sinaga juga mengimbau masyarakat hati-hati terhadap bencana kebakaran. Potensi amuk api di Gresik cukup tinggi. Selain karena padatnya permukiman, banyaknya gedung hingga industri tercatat sangat berisiko.

Sepanjang 2022 hingga 14 Desember kemarin, tercatat sudah ada 212 kasus kebakaran. Jika dibandingkan 2021, memang jumlahnya menurun. Tahun lalu tercatat ada 273 kasus. Meski mengalami penurunan, jumlah kasus kebakaran itu tergolong masih tinggi. ’’Desember ini saja ada tiga kebakaran,’’ ucap Sinaga.

Kasus-kasus kebakaran itu tidak hanya terjadi di area industri. Namun, juga di kawasan permukiman. Sebagaimana sebuah ruko yang jadi toko kelontong di Kelurahan Sidomukti, Kebomas, Selasa (13/12) malam.

Api itu menyambar toko milik Yanto. Kali pertama diketahui tetangganya, Edwin. Pada pukul 23.30 WIB, Edwin kebetulan sedang ngopi di dekat ruko tersebut. Dia curiga melihat asap mengepul dari ruko yang tutup itu. Dia pun berinisiatif melihat dan ternyata ada api di lantai dasar ruko.

Edwin langsung menghubungi dinas damkarla. Sementara itu, Yanto juga dihubungi warga lain bila rukonya kebakaran. ’’Petugas kami dari pos kota tiba di lokasi pukul 23.45 WIB dan langsung melakukan pemadaman hingga pukul 00.30,’’ kata Sinaga.

Sinaga juga mengimbau masyarakat rutin memeriksa utilitas kelistrikan. Sebab, risiko kebakaran di lingkungan permukiman kerap terjadi akibat korsleting listrik atau dari area dapur. ’’Kalau toko kan bisa dimatikan seluruh sambungan listriknya kalau sudah tutup. Nah, itu juga bisa mengurangi risiko kebakaran,’’ katanya.

Selain hal itu, sebetulnya damkarla sudah menyasar elemen masyarakat untuk diberi pelatihan penanganan kebakaran. Itu dilakukan sejak awal 2022. Petugas gencar melakukan pelatihan upaya pencegahan hingga penanganan kejadian kebakaran. ’’Kami akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat untuk pencegahan risiko kebakaran,’’ ujarnya.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore