
Photo
JawaPos.com- Keberadaan plasma konvalesen mulai menghilang. Bahkan, UTD PMI Surabaya melakukan pemusnahan. Jumlahnya cukup banyak, yakni ratusan kantong. Hal tersebut dilakukan lantaran sudah melebihi batas waktu simpan atau expired.
Kebutuhan plasma konvalesen di Surabaya pernah meningkat. Bahkan sampai harus menunggu antrean. Namun, sekarang tidak ada permintaan. Sediaan yang ada harus dimusnahkan karena sudah lebih dari setahun waktu penyimpanan.
Donor plasma konvalesen sudah lama dihentikan. Tidak ada lagi permintaan lantaran kasus Covid-19 menurun. Kabaghumas PMI Surabaya dr Wandai Rasotedja mengatakan, stok plasma konvalesen di UTD PMI pernah sampai ribuan kantong. Tepatnya, pasca gelombang kedua Covid-19 tahun lalu.
Ribuan kantong itu mulai dimusnahkan pada Juli–Agustus lalu. Menurut Wandai, pemusnahan dilakukan bertahap, menyesuaikan tanggal kedaluwarsanya.
’’Yang sudah kedaluwarsa dimusnahkan,’’ terangnya kemarin (10/11) siang.
Pemusnahan dilakukan pihak ketiga. Sama halnya saat ada darah yang tidak lolos pemeriksaan. Menurut Wandai, hingga sekarang stok plasma konvalesen di UTD PMI Surabaya hanya empat kantong. Jumlah tersebut nanti juga dimusnahkan jika melampaui waktu penyimpanan.
Stok plasma konvalesen sebelumnya disimpan di tempat khusus. Bahkan, suhu penyimpanannya sampai minus 30 derajat Celsius. Rencana fraksionasi juga pernah digulirkan. Yakni, memanfaatkan plasma konvalesen menjadi produk darah lainnya. Misalnya, F VIII dan albumin. ’’Masih belum, hanya pembahasan,’’ kata Wandai.
Dia menuturkan, pertemuan dengan UTD PMI pusat beberapa waktu lalu hanya membahas stok plasmanya. Termasuk bagaimana menghasilkan plasma yang baik. Untuk rencana pelaksanaan fraksionasi, belum ada tindak lanjut.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
