Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Februari 2024 | 18.06 WIB

44 Guru Besar dan Sivitas Akademika ITS Ingatkan Presiden Jokowi untuk Jaga Netralitas dan Jamin Pemilu Damai, Adil, dan Berintegritas

Surat pernyataan sikap Keluarga Besar ITS Peduli Negeri yang ditantangani Sivitas Akademika terdiri dari 44 Guru Besar ITS, dosen, karyawan, dan mahasiswa untuk diserahkan ke Presiden Jokowi.

JawaPos.com - Akademisi yang meminta agar Presiden Jokowi untuk menjaga netralitas di Pemilu 2024 bertambah. Pada Senin (5/2), di Plasa Dr Angka, Kampus ITS Sukolilo Surabaya, Sivitas Akademika ITS melakukan Seruan Kampus Perjuangan; Menjaga Integritas Berbangsa, Merawat Demokrasi.

Aksi dilakukan dihadapan patung Dr. Angka Nitisastro (Salah satu pendiri ITS), Keluarga Besar ITS Peduli Negeri yang terdiri dari 44 Guru Besar ITS serta para dosen, karyawan, dan mahasiswa, berkumpul untuk menyuarakan seruan moral.

Prof. Harus Laksana Guntur menyampaikan, bahwa seruan warga Kampus Perjuangan muncul dalam rangka merespon situasi terkini yang perlu segera disikapi. Seruan itu disampaikan oleh Keluarga Besar ITS Peduli Negeri yang tidak memiliki afiliasi kepada kelompok mana pun. 

“Pemberi dukungan terhadap seruan ini membubuhkan tanda tangannya tanpa tekanan dan tanpa pamrih. Keluarga Besar ITS Peduli Negeri berharap agar seruan ini dapat direspon oleh seluruh pihak yang terkait dan dipandang sebagai salah satu cara dan upaya menegakkan demokrasi di negeri kita tercinta,” ujar Harus.

Rektor ITS 2007-2011 Prof. Priyo Suprobo menegaskan bahwa Keluarga Besar ITS ingin menyampaikan suara dan pemikiran melalui jalur yang benar, tidak liar. Himbauan itu yang nanti disampaikan ke Rektor ITS dan diteruskan kepada Presiden RI.

“Kami tidak bermaksud untuk berbuat onar atau melakukan hal-hal yang kurang baik. Kami sesama anak bangsa saling mengingatkan. Yang hadir bukan partisan, tidak ada kaitannya dengan organisasi partisan, tidak ada kaitannya dengan organisasi manapun, apalagi politik.” Tegas Probo.

“Mari kita berdoa, semoga bangsa Indonesia diberikan jalan yang terbaik untuk mencapai Indonesia emas seperti yang kita cita-citakan,” pungkasnya.

Sementara, Rektor ITS 2015-2019 Prof Joni Hermana menyampaikan alasan kenapa mendukung kegiatan itu. Dia mengingatkan bahwa dibelakangnya ada patung Dr. Angka Nitisastro yang mendirikan ITS dengan pada semangat kebesaran dan kepahlawanan arek-arek Suroboyo.

''Ini adalah amanah luar biasa yang bagi kami harus dipertahankan. Semangat 10 Nopember 1945, yang membawa kemerdekaan bangsa Indonesia. Apa yang sudah diusung dengan susah payah, darah dan air mata oleh para pahlawan kita bisa berlangsung selamanya. Adanya kepedulian harus dipupuk, sebagai bagian menjalankan amanah tersebut. Ini harus dilakukan dengan cara-cara yang baik dan terhormat,'' terangnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, sebagai insan pendidikan, akademisi, punya kewajiban moral untuk memberikan teladan bagi mahasiswa dan generasi muda yang dididik, bagaimana kami harus bersikap, memegang prinsip, agar negara ini tetap menjadi negara kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai.

"Itu yang menjadi dasar kegiatan ini, semoga bermanfaat untuk kemaslahatan umat. Khususnya generasi muda penerus bangsa Indonesia, serta mahasiwa di kampus perjuangan yang kami cintai ini,'' jelas Joni.

Surat Pernyataan sikap Keluarga Besar ITS Peduli Negeri ditantangani oleh Sivitas Akademika yang terdiri dari 44 Guru Besar ITS, dosen, karyawan, dan mahasiswa. Selanjutnya, diserahkan kepada Rektor ITS untuk disampaikan kepada Presiden RI.

Isi selengkapnya pernyataan tersebut adalah sebagai berikut:

Pernyataan Sikap Keluarga Besar ITS Peduli Negeri untuk Disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore