Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 31 Agustus 2022 | 23.21 WIB

Takut Ketahuan Anak Ikut Nikah Massal, Berangkat Resepsi Subuh

DIAKUI NEGARA: Sepasang pengantin Faisal Noviandi dan Susi, warga Mulyosari Mulyo, menandatangani buku nikah saat mengikuti program Lontong Kupang Dispendukcapil Kota Surabaya di Alun-Alun Surabaya, Kamis (15/12). (Frizal/Jawa Pos) - Image

DIAKUI NEGARA: Sepasang pengantin Faisal Noviandi dan Susi, warga Mulyosari Mulyo, menandatangani buku nikah saat mengikuti program Lontong Kupang Dispendukcapil Kota Surabaya di Alun-Alun Surabaya, Kamis (15/12). (Frizal/Jawa Pos)

JawaPos.com – M. Zein Machmud tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Meski senyumnya tertutup masker, raut mata yang berbinar dan sesekali curi pandang ke istrinya seperti mengingatkan masa muda dulu. Selasa (30/8) mereka mengulang kebahagiaan hari pernikahan pada 1979 lampau.

Zein, 67, dan Hasipah, 64, adalah salah satu pasangan yang mengikuti nikah massal yang digelar Pemkot Surabaya. Kegiatan itu diadakan untuk warga Surabaya yang perkawinannya belum tercatat oleh negara. Melalui proses tersebut, perkawinan mereka secara hukum tercatat.

’’Bahagia sekali rasanya. Kami sudah menikah, tapi saat itu hanya siri karena pekerjaan saya juga pelaut ke luar negeri,’’ kata Zein.

Di usia pernikahan yang sudah menginjak 43 tahun ini, Zein dan Hasipah sudah momong 7 cucu dari 5 anaknya. Memang, dia tidak mengalami kendala berarti dalam dokumen administrasinya, seperti kartu keluarga. Namun, bagi Zein, status perkawinan yang belum tercatat rasanya masih mengganjal.

’’Makanya, saya mau ikut nikah massal ini. Semua dibantu sama kelurahan,’’ ujar warga Perak Barat itu.

Kemarin memang merupakan hari yang sudah mereka nantikan. Karena malu bercerita ke anak, mereka memilih diam saat berangkat ke lokasi nikah massal di Convention Hall Grand Empire Palace. Subuh pasangan asal Bugis dan Maluku itu berangkat.

’’Jam 4 pagi sudah berangkat ke sini. Pas ditanya anak, saya bilang cuma jalan-jalan. Orang rumah tidak curiga,’’ ujar Hasipah sambil menutup senyumnya.

Bahagia itu memuncak saat mereka menerima langsung ucapan selamat dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Sekali lagi, momen nikah itu seperti kado istimewa bagi keduanya. ’’Pokoknya, seneng sekali,’’ ucap Zein.

Bagi keduanya, kehidupan mereka terasa lebih lengkap sekarang. Makin bahagia. Juga seperti kembali muda. Sebab, menurut Zein, sang istri terlihat lebih bening dan memesona.

Sementara itu, Eri menyebut dalam kegiatan tersebut, total ada 120 pasangan yang ikut serta. Itu menjadi yang terbanyak pesertanya selama dua kali penyelenggaraan tahun ini. Dia berharap melalui kegiatan tersebut, warga Surabaya semakin tertib administrasi kependudukan.

’’Spesialnya lagi, hari ini (kemarin, Red) banyak pihak yang turut berkolaborasi. Ada 141 wedding organizer yang ikut serta,’’ paparnya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore