Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Januari 2024 | 16.44 WIB

Capai Rp 1,3 Triliun, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali Tegaskan Pajak untuk Peningkatan Pembangunan Infrastruktur

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (dua dari kanan). - Image

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (dua dari kanan).

JawaPos.com–Realisasi penerimaan pajak daerah Kabupaten Sidoarjo 2023 berhasil melampaui target. Dari target Rp 1,215 triliun berhasil mencapai angka Rp 1,302 triliun.

Dari data Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Kabupaten Sidoarjo, kenaikan penerimaan pajak itu berturut-turut sejak 2020 hingga 2023 mencapai kenaikan sebesar 40,18 persen atau Rp 373 miliar. Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menyampaikan apresiasi kepada seluruh para wajib pajak yang telah patuh dalam membayar pajak. Selain itu, kepada seluruh stakeholder yang telah bekerja keras dalam mengoptimalkan pendapatan.

”Tingginya capaian penerimaan pajak ini diharapkan dapat diinvestasikan kembali untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Sidoarjo,” kata Ahmad Muhdlor Ali.

Bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor itu juga menegaskan, uang pajak kembali ke masyarakat lewat peningkatan pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan fasilitas umum lainnya. Seperti revitalisasi ruang terbuka hijau. Capaian pajak itu juga dapat memberikan titik equilibrium (keseimbangan) kepada seluruh masyarakat.

”Kami tidak hanya mengejar angka, namun yang kami kejar adalah eksosistem yang kuat dan mencapai titik equilibrium. Sehingga dengan tingginya capaian pajak ini akan kembali untuk masyarakat sebagai contoh tetap masifnya pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sidoarjo untuk memperlancar konektivitas antar wilayah desa dan kecamatan,” jelas Ahmad Muhdlor Ali.

Kepala BPPD Kabupaten Sidoarjo Ari Suryono mengatakan, tingginya penerimaan pajak menunjukkan komitmen kuat dari pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

”Masifnya pembangunan yang dilakukan menjadi wujud tercapainya penerima pajak 2023. Tahun ini, BPHTB (bea perolehan hak atas tanah dan bangunan) mencapai Rp 466 miliar,” ucap Ari Suryono.

Ketua Real Estate Indonesia (REI) Kabupaten Sidoarjo Heri Hermawan mengatakan, tingginya penerimaan pajak pada sektor BPHTB merupakan efek domino dari masih tumbuhnya pembangunan terutama sektor perumahan di Kabupaten Sidoarjo.

”Lahan di Sidoarjo masih banyak yang potensial di bandingkan Surabaya, sehingga banyak pengembang yang beralih ke sini, tentunya hal ini sangat potensial,” tutur Heri Hermawan.

Staf Ahli Mendagri Bidang Ekonomi dan Pembangunan La Ode Ahmad P. Bolombo mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang berhasil meraih penerimaan pajak melebihi target. Untuk mempertahankan penerima pajak dibutuhkan riset dan survei untuk mencari potensi pajak dan objek pajak.

”Saya apresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan saya juga titip agar semua ini linier dan berbanding lurus dengan pelayanan publik yang semakin baik. Sebab, dengan pelayanan baik, maka masyarakat akan sadar akan pajak,” papar La Ode Ahmad P. Bolombo.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore