Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 Januari 2024 | 23.00 WIB

Ratusan Ribu Orang Kunjungi Perpustakaan Umum dan TBM di Surabaya Sepanjang 2023

Ilustrasi pengunjung perpustakaan. - Image

Ilustrasi pengunjung perpustakaan.

JawaPos.com–Pemkot Surabaya berkomitmen meningkatkan literasi atau minat baca tulis masyarakat. Salah satu upaya itu dilakukan dengan menyediakan beragam kemudahan akses layanan literasi yang tersebar di Kota Pahlawan.

Total kunjungan ke Perpustakaan Umum dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) sepanjang 2023 tembus 824.790 pengunjung. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya Mia Santi Dewi mengatakan, jumlah kunjungan sebanyak 824.790 itu terdiri atas jumlah kunjungan ke Perpustakaan Umum di Balai Pemuda dan Perpustakaan Rungkut Asri Tengah Surabaya dan sekitar 500 TBM serta 400 pojok baca di berbagai penjuru kota. Termasuk pula mobil keliling dan layanan lain.

Data pengunjung pada Januari, total kunjungan ke Perpustakaan Umum dan TBM sebanyak 74.096 pengunjung, Februari 78.104 pengunjung, Maret 84.882 pengunjung, April 42.241 pengunjung, Mei 68.939 pengunjung, Juni 61.954 pengunjung, Juli 59.185 pengunjung, Agustus 70.689 pengunjung, September 72.523 pengunjung, Oktober 79.041 pengunjung, November 71.105 pengunjung, dan Desember 62.031 pengunjung.

”Jadi, jumlah kunjungan terbanyak terjadi pada Maret 2023 sebanyak 84.882 pengunjung,” kata Mia.

Mia memastikan, dari ribuan pengunjung itu, terbanyak berasal dari kalangan pelajar yang mencapai 667.097 orang. Kemudian dari kalangan umum sebanyak 66.890 orang dan disusul kalangan mahasiswa mencapai 41.434 orang.

”Yang mengejutkan juga, di posisi keempat yang paling banyak mengunjungi perpustakaan umum dan TBM itu adalah dari kalangan TNI/Polri yang angkanya mencapai 9.565 orang,” papar Mia Santi Dewi.

Menurut Mia, banyaknya kunjungan itu sejalan dengan tingkat kegemaran membaca (TGM) warga Surabaya. Angkanya tertinggi se-Jawa Timur. Berdasar hasil survei Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Timur, TGM Surabaya pada 2023 sebesar 80,3 poin, satu-satunya kota yang dinilai masuk kategori TGM sangat tinggi di Jawa Timur.

”Ini menunjukkan bahwa berbagai upaya yang sudah kita lakukan untuk terus meningkatkan minat baca dan kegemaran membaca warga berhasil,” ujar Mia Santi Dewi.

Selain itu, survei Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Timur itu juga menunjukkan bahwa durasi membaca atau lama waktu yang dihabiskan untuk membaca setiap hari, Surabaya lagi-lagi berada pada level sangat tinggi. Yakni kurang lebih 3 jam.

”Rata-rata membaca warga Jawa Timur di kisaran 1 jam hingga 1 jam 59 menit. Artinya di sini, tingkat durasi membaca warga Surabaya sudah di atas rata-rata,” terang Mia Santi Dewi.

Selama ini, menurut dia, Dispusip Surabaya berkomitmen menjadikan perpustakaan sebagai tempat yang menarik untuk dikunjungi. Karena itu, pihaknya tak sekadar menyediakan koleksi buku bacaan, tetapi juga berbagai kegiatan dan layanan.

”Kita sediakan beberapa kegiatan, seperti dongeng, wisata buku dan sebagainya. Di perpustakaan Balai Pemuda misalnya, tersedia layanan English Corner, Korea Corner, Disleksia Corner, hingga BI Corner,” ujar Mia Santi Dewi.

Dia juga memastikan bahwa Dispusip Surabaya terus menambah jumlah koleksi buku. Tidak hanya menambah koleksi buku melalui anggaran pemkot, namun juga banyak yang berasal dari donatur.

”Kita ada banyak koleksi buku. Ada buku filsafat, psikologi, agama, sosial, bahasa, hobi hingga ilmu terapan. Selain koleksi buku tambah banyak, tambah bagus, kegiatan-kegiatan yang kita siapkan itu yang menarik pengunjung,” ucap Mia Santi Dewi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore