
Photo
JawaPos.com- Pemkot Surabaya terus mematangkan rencana penyelenggaraan car free night (CFN) di kawasan Kya-Kya, Jalan Kembang Jepun. Beberapa persiapan sarana dan prasarana tengah diselesaikan pemkot. Mulai pengecatan, pengaturan lapak pedagang kaki lima (PKL), hingga pemasangan lampion dan ornamen bernuansa kampung pecinan.
Di waktu bersamaan, Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya juga mempersiapkan pengalihan arus lalu lintas di Jalan Kembang Jepun saat CFN berlangsung. Konsep pengaturan telah matang. Tinggal rekayasa lalu lintasnya pada Sabtu dan Minggu malam yang dijadwalkan sebagai waktu CFN.
Kabid Lalu Lintas Dishub Surabaya Soesandi Ismawan mengatakan, pihaknya telah selesai membahas konsep pengalihan arus lalin CFN di Jalan Kembang Jepun. Tinggal eksekusi di lapangan. Selama CFN berlangsung, secara otomatis Jalan Kembang Jepun akan ditutup total. Pengendara yang melintas dari Jalan Rajawali menuju Jalan Kapasan harus menggunakan jalur lain.
Beberapa jalur alternatif disiapkan. Pertama, untuk bisa sampai ke Jalan Kapasan, dari Jalan Rajawali, mereka bisa mengakses Jalan Kebon Rojo menuju Jalan Stasiun Kota. Kemudian, pengendara juga bisa mengakses Jalan Slompretan, Jalan Songoyudan, dan Jalan Kalimati Kulon.
Selain pengalihan arus lalin, dishub menentukan lokasi titik-titik parkir kendaraan bagi para pengunjung CFN. Ada beberapa ruas jalan yang dimanfaatkan sebagai area parkir. Yaitu, Jalan Karet, Jalan Songoyudan, Jalan Bongkaran, Jalan Kopi, Jalan Samudra, Jalan Bunguran, dan area parkir di Jembatan Merah Plaza (JMP). Area parkir itu cukup memadai dan dapat menampung ratusan kendaraan bermotor.
”Sekitar 300 kendaraan roda empat dan 900 sepeda motor. Agar tidak terjadi kesalahan, meski konsep telah matang, evaluasi tetap dilakukan. Rapat lanjutan bersama kepolisian segera dilakukan,” ujar Soesandi kemarin (1/8).
Camat Pabean Cantian Muhammad Januar Rizal mengatakan, pihaknya ikut berperan penting dalam pengembangan kampung pecinan. Selain kawasan Kya-Kya di Jalan Kembang Jepun, Jalan Karet akan menjadi ikon kampung pecinan. Sebagai langkah pemulihan ekonomi masyarakat, puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) akan berjualan di lokasi tersebut.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
