
Video Jukir menolak pembayaran parkir menggunakan Qris. (Sumber: Instagram Asli Surabaya)
JawaPos.com – Beredar video para Jukir (Juru Parkir) Surabaya serentak menolak kebijakan pemerintah membayar parkir menggunakan Qris.
Sayangnya respons netizen dalam menanggapi video tersebut banyak menuai komentar yang kontra terhadap protes Jukir.
Dalam video yang berdurasi sekitar satu menit itu, puluhan Jukir Surabaya berkumpul dan menyuarakan kegelisahannya.
Diwakili oleh salah satu Jukir yang berada di tengah barisan, dengan membawa pengeras suara, sang ketua pembicara menyerukan bahwa video ini dibuat untuk protes kepada Walikota Surabaya.
Pria berkemeja abu-abu dan bercelana hitam itu mengatakan bahwa kata-kata yang ia ungkapkan merupakan perwakilan dari seluruh Jukir Surabaya.
Dalam pidatonya yang singkat, sang Jukir menyerukan kepada Walikota Surabaya Eri Cahyadi untuk mendengarkan aspirasi mereka.
Para Jukir dengan lugas dan berulang menyerukan bahwa mereka menolak kebijakan Pemkot atas pembayaran parkir non-tunai.
“Dengan hormat Bapak Walikota Surabaya, kami Paguyuban Jukir Surabaya, mewakili seluruh Jukir, menolak pembayaran non tunai berada di Surabaya,” serunya.
Hal ini diungkapkan secara berulang dengan disambut seruan tanda setuju oleh para Jukir lain yang berada di sekitarnya.
Dilansir dari Instagram Asli Suroboyo, baru satu hari diunggah, video viral tersebut sudah mendapatkan satu juta penonton.
Tidak hanya itu, ada sekitar tujuh ribu lebih netizen mengungkapkan kata hatinya seolah tidak setuju dengan video tersebut.
Hampir seluruh komentar netizen terkait video tersebut mengungkapkan pengalaman kecurangan dan keresahan warganet terhadap sikap para Jukir di lapangan.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
