Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 6 Maret 2022 | 12.48 WIB

Pesanan Meningkat, Namun UMKM Terkendala Pasokan Minyak Goreng

ILUSTRASI. UMKM yang menjual aneka jajanan gorengan kesulitan mendapatkan minyak goreng. (Eko Hendri/Jawa Pos) - Image

ILUSTRASI. UMKM yang menjual aneka jajanan gorengan kesulitan mendapatkan minyak goreng. (Eko Hendri/Jawa Pos)

JawaPos.com - Hari Raya Idul Fitri masih cukup lama. Namun pedagang jajanan mulai merasakan adanya peningkatan pesanan. Mereka kesulitan memenuhi pesanan karena terkendala stok minyak goreng (migor).

Adanya peningkatan pesanan dirasakan Sundari, produsen jajanan asal Cerme. Pelaku UMKM binaan BRI itu menyebut order camilan naik 50 persen dalam dua pekan terakhir. Pesanan datang dari penjual eceran.

Sundari mengatakan bahwa tak semua pesanan diterima. Sebab saat ini produksinya masih belum lancar. “Agak susah cari minyak,” kata Sundari.

Dia mengaku terbiasa menyetok minyak untuk produksi. Pembelian dilakukan secara kardusan. Karena barang langka, Sundari terpaksa membeli migor yang dijual eceran.

Kesulitan mencari migor membuat Sundari mengambil kebijakan dalam penjualan. Harga jajanan dinaikkan. “Saya menyesuaikan harga bahan. Terpaksa dinaikkan,” kata Sundari.

Meski harga telah naik, dia mengatakan bahwa minat masyarakat untuk membeli jajanan tetap tinggi. Sudah ada banyak orang yang memesan untuk Lebaran. Selain kue, jajanan kering seperti kerupuk juga banyak dibeli orang.

 

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore