
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Humas Pemprov Jatim
JawaPos.com–Kota Surabaya jadi satu-satunya daerah tingkat dua di Jawa Timur yang telah mencapai kemandirian fiskal. Capaian itu disebut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sangat luar biasa.
Menurut evaluasi BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) Indonesia pada 2020, hanya ada 2 persen pemerintah daerah di Indonesia yang masuk dalam kategori mandiri dalam hal kemandirian fiskal. Sedangkan, 443 dari 503 pemda belum dapat disebut mandiri.
Di Jawa Timur saat ini tercatat empat daerah menuju mandiri. Yakni Kabupaten Gresik, Kabupaten Sidoarjo, Kota Malang, dan Kabupaten Mojokerto.
”Alhamdulillah, di Jatim kita sudah punya role model sendiri, yakni Pemprov Jatim dan Kota Surabaya. Saya sangat mengapresiasi capaian ini. Sedangkan untuk kabupaten/kota lain, kita bisa langsung mencontoh dari apa yang Pemkot Surabaya lakukan,” kata Khofifah pada Rabu (23/2).
Dia meminta pemerintah daerah di Jatim, mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD). Harapannya, kemandirian fiskal dapat segera diwujudkan.
”Kepala daerah harus terus mencari terobosan, inovasi, kreasi, supaya pendapatannya naik. Yang penting aturannya jelas dan tidak melenceng dari ketentuan,” ujar Khofifah.
Kemandirian fiskal, lanjut dia, dilihat dari perbandingan antara PAD dengan total penerimaan daerah. Makin besar PAD yang dicapai suatu kabupaten/kota, akan makin besar pula tingkat kemandirian fiskal yang dimiliki.
Sementara itu, Anggota BPK Nyoman Adhi Suryadnyana mengatakan, salah satu faktor yang membuat kemandirian fiskal daerah menjadi sulit adalah pajak yang masih tersentralisasi di pusat. Meski begitu, dia optimistis jika hal tersebut masih dapat dicapai dengan inovasi penggunaan PAD.
”Masih banyak yang bisa ditingkatkan terkait proses jalannya kemandirian fiskal ini. Tapi kalau kita senantiasa berinovasi dengan terus dilandasi regulasi yang tepat, saya yakin dalam beberapa tahun yang akan datang kita bisa melihat perubahan yang cukup fundamental,” tutur Nyoman Adhi Suryadnyana.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022