Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 Januari 2024 | 18.11 WIB

Polisi Buru Pelaku Ketok Kaca Mobil di Jalan Soekarno Surabaya

MERESAHKAN: Pelaku meminta uang kepada pengemudi mobil di perempatan Jalan Ir Soekarno yang direkam oleh Ady Setiawan. Polisi sudah mengantongi identitas pelaku dan saat ini masih proses pencarian. - Image

MERESAHKAN: Pelaku meminta uang kepada pengemudi mobil di perempatan Jalan Ir Soekarno yang direkam oleh Ady Setiawan. Polisi sudah mengantongi identitas pelaku dan saat ini masih proses pencarian.

JawaPos.com - Aksi premanisme yang meminta uang secara paksa dengan modus mengetok kaca mobil di traffic light Surabaya kembali terjadi. Kali ini di perempatan lampu merah Jalan Ir Soekarno, depan kantor KONI Jawa Timur. Polisi mengaku sudah mengantongi identitas pelaku dan saat ini sedang diburu.

Ady Setiawan merekam aksi itu dan kini viral. Menurut dia, pelaku melaju di Jalan Ir Soekarno dengan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy L 6861 CW dari utara ke selatan. Pelaku melaju ugal-ugalan sambil membuntuti sebuah mobil.

Di lampu merah, pelaku memepet dua mobil yang berhenti di lajur kanan. Sambil mencoba melihat ke dalam mobil, pelaku mengetok kaca mobil dan diduga meminta uang kepada korban.

’’Setelah video di-upload, banyak teman yang ngirim direct message (DM). Ternyata, aksi premanisme itu sudah sering terjadi. Sasarannya pengendara mobil,’’ kata Ady.

Secara terang-terangan pelaku kerap beraksi di ruas jalan protokol. Tidak hanya meminta uang secara paksa, menurut informasi yang didapat, pelaku juga kerap memeras korban atas tuduhan telah menabraknya.

’’Pelaku mengaku pura-pura ketabrak atau keserempet, terus minta ganti rugi ke korban. Sudah sangat meresahkan, semoga pelaku bisa ditangkap,’’ ujarnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono mengatakan, aksi serupa pernah terjadi. Pelaku beraksi di lokasi yang berbeda. Misalnya, di Jalan Polisi Istimewa dan Jalan Ir Soekarno. Modusnya meminta uang dengan cara mengetok kaca pintu mobil korban.

Hendro mengatakan, saat ini polisi masih memburu pelaku. ’’Identitas pelaku sudah dikantongi,’’ kata Hendro. Dalam menjalankan aksinya, pelaku kerap menggunakan sepeda motor berbeda tanpa dilengkapi pelat nomor polisi (nopol).

Hendro meminta masyarakat tidak merespons tindakan pelaku. Jika mengalaminya, korban dapat meminta pertolongan kepada petugas yang tengah berjaga di pos lalu lintas. (ian/c6/eko)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore