Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 Januari 2024 | 16.25 WIB

Bikin Macet! Buruh Tutup Beberapa Titik Ruas Jalan di Kota Pahlawan Surabaya, Ternyata Gegara Ini

Massa buruh sempat menutup simpang empat Jalan Tembaan. Mereka hendak menuju Polrestabes Surabaya, namun aksi itu diurungkan dan berbalik ke Polda Jatim./(GUNTUR I/RADAR SURABAYA) - Image

Massa buruh sempat menutup simpang empat Jalan Tembaan. Mereka hendak menuju Polrestabes Surabaya, namun aksi itu diurungkan dan berbalik ke Polda Jatim./(GUNTUR I/RADAR SURABAYA)

JawaPos.com – Aksi buruh yang terjadi pada hari Kamis (4/1) siang, timbulkan beberapa kemacetan di ruas Jalan Bubutan, Tembaan dan Pasar Besar yang mengarah ke simpang empat Jalan Tembaan, Surabaya.

Dalam aksi buruh menutup persimpangan jalan tersebut menggunakan kendaraan sepeda motor dan tiga buah truk box, serta satu lagi truk yang digunakan untuk menyampaikan orasi.

Penutupan jalan yang membuat para pengendara terganggu, berlangsung selama hampir satu jam.

Bahkan ekor kemacetan pun terjadi di Jalan Bubutan hingga di sekitar Jalan Blauran, Surabaya.

Seorang orator yang mengaku bernama Agus, menyebut bahwa dirinya siap bertanggung jawab atas aksi ini.

"Saya siap seharian disini, silahkan tangkap saya. Saya yang minta aksi ini," kata Agus, seperti yang dikutip Radar Surabaya (JawaPos Grup).

Dalam orasinya, Agus mengungkapkan bahwa aksi ini dilakukannya sebagai bentuk solidaritas dan protes karena temannya ditangkap oleh Polrestabes Surabaya.

Hal inilah yang membuat ia dan massa buruh lainnya memutuskan untuk turun dan meminta temannya tersebut dibebaskan.

"Keluarkan teman kami dan aksi ini akan selesai," ujarnya.

Massa aksi akhirnya mulai jalan setelah kurang lebih satu jam. Mereka menyeberang hingga di Jalan Bubutan sisi barat Tugu Pahlawan. Namun, mereka berhenti kembali dan menutup ruas jalan itu.

Kasatlantas Surabaya yang turun untuk mengamankan kondisi demo saat itu, sempat meminta ambulan yang dibawa massa buruh untuk membuka satu ruas jalan. Namun hal itu tidak digubris, sehingga kedua pihak saling bersitegang.

Selanjutnya, massa aksi yang pada awalnya akan menuju ke Polrestabes Surabaya ini, akhirnya memutuskan untuk melanjutkan perjalanan dan memilih ke Polda Jatim.

Padahal, untuk rencana aksi unjuk rasa buruh di Polrestabes Surabaya itu, Kabag Ops Polrestabes Surabaya AKBP Wibowo mengatakan, pihaknya sudah menyiagakan sekitar 270 anggota.

Namun tanpa diduga, saat dalam perjalanan menuju ke Polrestabes Surabaya, ternyata massa buruh ini memilih untuk mengganti arah menuju ke Polda Jatim.

"Mereka menuntut untuk temannya yang diperiksa untuk dibebaskan. Ini terkait dengan aksi massa buruh ini BRI Tower," katanya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore