
Bandara Dhoho Kediri.
JawaPos.com – Meski tanggal operasional Bandara Dhoho Kediri masih menjadi tanda tanya hingga awal Januari 2024 ini, Ditjen Perhubungan Udara telah memberikan persetujuan operasionalnya kepada Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia.
Dengan yakin, Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Maria Kristi Endah Murni memastikan bahwa, persetujuan tersebut diberikan setelah melewati proses sertifikasi, evaluasi dan pemeriksaan yang hasilnya sudah sesuai standar Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil dan ICAO SARPs.
Menurutnya, proses sertifikasi itu dilakukan dengan tujuan untuk memberi jaminan keselamatan lalu lintas penerbangan. Misalnya, saat pesawat akan mendarat, lepas landas, maupun bergerak menuju area parkir pesawat, dan aktivitas lainnya.
Di luar berbagai tahapan operasional Bandara Dhoho Kediri yang sekarang terus di godok, Kristi menegaskan bahwa Kemenhub sudah memberi persetujuan terbang untuk dua maskapai. Kedua maskapai itu diantaranya, Batik Air dan Super Air Jet.
Maskapai Batik Air mendapat persetujuan untuk melayani tiga rute penerbangan, diantaranya Kediri-Jakarta (CGK-DHX), Kediri-Bali (DPS-DHX), dan Kediri-Palembang (PLM-DHX).
Kemudian, untuk Super Air Jet mendapat persetujuan lima rute penerbangan yakni, Kediri-Banjarmasin (BDJ-DHX), Kediri-Balikpapan (BPN-DHX), Kediri-Makassar (UPG-DHX), Kediri-Bali (DPS-DHX), dan Kediri-Palembang (PLM-DHX).
Lebih lanjut, Kristi juga menyebut bahwa Kemenhub sudah menetapkan tarif untuk kelas ekonomi pada masing-masing rute domestik yang telah ditetapkan itu. Demikian pula dengan tarif batas atas dan batas bawah yang berlaku.
“Pihak Lion Air group juga sudah berkolaborai dengan PT SDhI dan PT Angkasa Pura I untuk memberi dukungan insentif biaya operasional penerbangan di Bandara Dhoho,” papar Kristi, seperti yang dikutip Radar Kediri (JawaPos Grup).
Pemberian insentif biaya operasional tersebut bertujuan untuk mendukung demand atau permintaan angkutan udara, mendukung kemudahan serta kelancaran operasional maskapai-maskapai yang akan melayani penerbangan niaga.
Sebagai informasi, rencana operasional reguler Bandara Dhoho Kediri pada 29 Desember lalu urung dilakukan. Hal itu terjadi karena sertifikat tanggal operasi komersil (TOK) belum juga turun dari Kemenhub.
Kendati demikian, Kristi mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus mengawasi persiapan-persiapan penerbangan perdana di Bandara Dhoho Kediri yang kemungkinan akan beroperasi pada minggu ketiga atau minggu keempat Januari 2024 ini.
“Kami terus melakukan pengawasan terhadap kesiapan operasional penerbangan perdana di Bandara Dhoho,” tandas Kristi, seperti yang dikutip Radar Kediri (JawaPos Grup).
Sementara itu, menurut sumber koran Radar Kediri (JawaPos Grup) di Jakarta menyebut, Kementerian Perhubungan juga terus berkoordinasi dengan protokol kepresidenan terkait peresmian bandara. “Masih terus dikoordinasikan dengan protokol kepresidenan terkait tanggal peresmian bandara,” tuturnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
