
Ilustrasi: Aktivitas penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. (Radar Bali).
JawaPos.com - Ketegangan geopolitik global antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran telah memicu lonjakan harga minyak dunia serta pelemahan nilai tukar Rupiah yang drastis.
Kondisi ini membuat biaya operasional maskapai membengkak hingga puluhan persen. Industri penerbangan nasional pun kini berada di tengah dilema.
Merespons tekanan tersebut, Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia (INACA) resmi melayangkan permohonan kepada Pemerintah untuk menaikkan fuel surcharge dan Tarif Batas Atas (TBA) tiket pesawat domestik.
Sekjen INACA Bayu Sutanto mengungkapkan bahwa kondisi ekonomiin internasional saat ini sudah tidak kondusif bagi bisnis penerbangan.
Dua faktor utama, yakni harga avtur dan kurs dolar AS, menjadi beban terberat bagi maskapai.
"Kondisi tersebut mengakibatkan kenaikan harga minyak dunia dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, di mana kedua komponen biaya tersebut sangat mempengaruhi kenaikan biaya operasional maskapai penerbangan nasional," ujar Bayu dikutip dari Antara, Rabu (25/3).
Sebagai gambaran, pada tahun 2019 saat aturan TBA ditetapkan, kurs USD berada di angka Rp 14.136.
Per Maret 2026, angkanya melonjak ke level Rp 17.000 atau naik lebih dari 20 persen.
Mengingat 70 persen biaya operasional maskapai menggunakan USD, selisih kurs ini sangat menguras kantong perusahaan.
Tak hanya soal kurs, harga avtur juga meroket tajam. Padahal, harga avtur merupakan salah satu komponen biaya utama penerbangan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022