
Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto didampingi Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Pasma Royce menunjukkan barang bukti dan tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu. (RADAR SURABAYA)
JawaPos.com- Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Surabaya baru-baru ini berhasil menggagalkan rencana peredaran sabu-sabu senilai miliaran rupiah yang diperkirakan akan menghilangkan 2,1 juta nyawa.
Dalam penggerebekan yang dilakukan Kamis (14/12) dini hari, polisi mengamankan pasangan suami istri inisial MT (30) dan RT (28) yang merupakan kurir sindikat pengedar sabu internasional.
Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto mengapresiasi pengungkapan ratusan kilogram sabu-sabu tersebut.
Dilansir dari Radar Surabaya (Jawa Pos Grup), pada Kamis (21/12), sabu sebanyak 144,016 kilogram yang dibungkus kemasan teh hijau warna merah dan kuning ini rencananya akan diedarkan ke wilayah Jawa Timur melalui Surabaya.
"Dengan pengungkapan ini, kami berhasil menyelamatkan 2,1 juta nyawa. Kami berharap ini terus dikembangkan," kata Kapolda.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Pasma Royce mengatakan, pengungkapan kasus pengiriman sabu tersebut bermula dari laporan Satresnarkoba Polrestabes Palembang.
Diketahui ada dua kurir yang telah tiba di Surabaya dengan membawa paket sabu.
"Palembang berhasil mengamankan 14 bungkus plastik pil ekstasi di dalam mobil. Namun, dua tersangka ini berhasil menyeberang menuju ke Surabaya," tuturnya.
Polrestabes Surabaya lantas melakukan penyelidikan dan menemukan kedua tersangka di dalam kamar sebuah hotel di Jalan Diponegoro, Surabaya.
Saat itu, pihaknya menyita satu bungkus sabu dalam kemasan teh hijau warna kuning dan delapan poket dengan berat total 1,177 kilogram.
"Kami kembangkan dan pengakuannya ada sabu lagi di Tanjung Balai, Sumatera Utara. Anggota akhirnya ke sana," katanya.
Kedua tersangka ini menunjukkan safe house mereka, dan polisi berhasil menemukan 134 bungkus sabu dengan berat total 142,8 kilogram.
Sabu yang dibungkus dalam kemasan teh hijau warna merah ini belum sempat diedarkan. Pengakuan tersangka, mereka diberi perintah oleh K yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
