
OPTIMISME DARI KAMPUS: Prof. Mohammad Nasih bersama Prof Sukardiman menunjukkan produk herbal Diabet-Kol yang siap dipasarkan. (Unair for Jawa Pos)
JawaPos.com – Program hilirisasi hasil riset terus direalisasikan Universitas Airlangga (Unair). Yang terbaru, produk herbal Diabet-Kol, hasil riset guru besar (gubes) Fakultas Farmasi Unair Prof Sukardiman. Produk penelitian tersebut telah diproduksi massal dan siap dipasarkan.
Sukardiman mengatakan, Diabet-Kol telah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Sebelumnya, produk herbal tersebut juga mengantongi izin produksi.
’’Produk Diabet-Kol ini sudah bersertifikat halal. Paten formulasi dan merek juga sudah diberikan,” katanya.
Laki-laki yang juga menjabat direktur pendidikan Unair itu menambahkan, Diabet-Kol segera diluncurkan di e-commerce oleh PT Darma Putra Airlangga. Sementara itu, proses produksi bekerja sama dengan CV Asimas Lawang.
’’Saat ini Diabet-Kol masih berstatus jamu. Namun, dalam waktu dekat didorong menjadi obat herbal terstandar. Apalagi, data-data praklinis sudah cukup lengkap,” imbuhnya.
Sukardiman menjelaskan, obat herbal Diabet-Kol segera di-launching bekerja sama dengan para klinisi agar bisa diuji klinis.
’’Hal itu dilakukan untuk melihat respons masyarakat dan paling tidak aktivitas cara klinis ketika digunakan,” katanya.
Diabet-Kol, lanjut dia, adalah kapsul herbal berbahan ekstrak kulit manggis dan daun kumis kucing. Kandungan keduanya mampu menormalkan gula darah serta menurunkan kolesterol dan hipertensi.
’’Saya berharap hasil riset ini dapat memberikan kontribusi untuk menurunkan jumlah penderita diabetes di Indonesia,” harapnya.
Laki-laki yang biasa disapa Prof Maman itu menuturkan, angka kasus diabetes di Indonesia sangat tinggi. Yakni, peringkat keempat di dunia, setelah India, Tiongkok, dan Amerika Serikat.
’’Semoga produk hasil riset ini dapat bermanfaat untuk masyarakat luas. Setidaknya, hasil riset tidak berhenti pada produk, laporan, maupun hak paten, tetapi juga bisa sampai hilirisasi,” katanya.
Rektor Unair Prof Mohammad Nasih mengatakan sangat mengapresiasi kerja keras para peneliti Unair. Hasil riset yang dilakukan dapat dihilirisasi dan dimanfaatkan masyarakat luas.
’’Diabet-Kol menjadi kado bagi Unair. Ini merupakan bagian kontribusi Unair yang dilakukan para akademisi. Kami akan terus mendukung riset-riset yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
