
Photo
JawaPos.com – Keluhan warga Benowo, Surabaya, akan kurangnya tempat umum untuk menggelar acara, kini mendapatkan solusi. Tak lama lagi, pemkot menuntaskan pembangunan satu gedung serbaguna (GSG) di kawasan Sememi. Nantinya, GSG itu bisa menampung 300 orang. Dengan demikian, bisa dipakai hajatan warga agar tidak menutup jalan kampung.
Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP CKTR) Pemkot Surabaya sudah mengalokasikan anggaran Rp 2 miliar. Namun, setelah dilelang, nilai proyeknya turun menjadi Rp 1,5 miliar. Pemenang lelang CV X-Presi Design II ditarget menyelesaikannya maksimal Desember.
Kepala Bidang Bangunan Gedung DPRKP CKTR Pemkot Surabaya Iman Krestian menyatakan, pembangunan GSG tersebut merupakan salah satu realisasi usulan warga yang masuk ke pemkot. Tentu, realisasinya harus memperhatikan skala prioritas dan urgensi kebutuhan masyarakat.
Iman belum bisa menjelaskan secara detail spesifikasi bangunan yang sedang dikerjakan tersebut. Yang jelas, daya tampungnya lumayan besar. Bisa untuk 300 orang lebih. ’’Bergantung bagaimana acaranya. Yang jelas, 300-an orang itu masih muat,’’ katanya.
Menurut Iman, waktu yang diberikan untuk mengerjakan bangunan tersebut masih cukup. Dari waktu lelang yang dimulai Agustus, pihak kontraktor diberi waktu sampai Desember. ’’Insya Allah, masih nututi. Itu sebetulnya tidak termasuk pekerjaan kompleks. Hanya membangun gedung biasa. Jadi, pasti selesai,” ucapnya.
Secara terpisah, Camat Benowo Muslich Hariadi menyatakan, keterbatasan tempat untuk menggelar kegiatan yang melibatkan banyak orang di wilayahnya memang sudah lama dikeluhkan. Bukan hanya acara resmi kampung maupun kecamatan. Acara hajatan warga pun menjadi persoalan karena tidak ada tempat.
Di satu sisi, tidak semua warga mampu menyewa tempat untuk menggelar hajatan. Akhirnya, warga yang punya hajat menutup jalan kampung. ’’Sempat terjadi, jalan buntu di mana-mana gara-gara orang hajatan. Atas pertimbangan itu, kami usulkan agar ditambah satu bangunan lagi dengan kapasitas yang lebih besar,’’ terangnya.
Muslich berharap gedung serbaguna tersebut bisa menjadi solusi keterbatasan tempat yang selama ini menjadi persoalan. Mekanisme pemakaiannya nanti dibahas lebih lanjut setelah bangunan tersebut jadi. ’’Belum tahu nanti apakah diserahkan ke kecamatan atau kelurahan. Kami bahas teknisnya nanti setelah bangunan selesai,’’ jelasnya.
---
GEDUNG SERBAGUNA DI SEMEMI

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
