Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor mengajak ASN membuat lubang bipori. (Radar Sidoarjo)
JawaPos.com - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor bersama jajaran ASN (Aparatur Sipil Negara) Pemkab Sidoarjo membuat lubang-lubang biopori. Kegiatan ini merupakan aksi nyata Pemkab Sidoarjo dalam mengantisipasi banjir.
“Pembuatan lubang biopori bisa mencegah banjir. Selain itu, juga mengurangi sampah organik, menyuburkan tanah serta meningkatkan penyerapan air tanah,” kata Gus Muhdlor.
Gus Muhdlor memaparkan, dalam gerakan ini, ia menginstruksikan satu orang ASN membuat dua lubang biopori.
Dengan cara ini, Gus Muhdlor menargetkan jumlah lubang biopori yang dibuat bisa mencapai 27.000 lubang. Pembuatan lubang biopori sendiri di rumah masing-masing.
"Masyarakat juga bisa membuat sendiri," katanya.
Ia melanjutkan, untuk ASN yang tinggal di luar Sidoarjo, pembuatan lubang biopori dilakukan di kantor-kantor pemerintah tempat bekerja serta di ruang terbuka hijau.
Sementara itu, Kepala BKD Kabupaten Sidoarjo Makhmud mengatakan, pembuatan biopori mendorong semangat dalam bekerja dan berkontribusi dalam melayani publik.
“Ada 60 titik pembuatan biopori di sekitar Balai Desa Tropodo sebagai titik awal yang akan dilanjutkan seluruh ASN Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Jumlahnya 13.500 orang ASN, setiap orang membuat 2 biopori sehingga akan ada 27.000 lubang biopori yang menyebar di wilayah Kabupaten Sidoarjo,” katanya.




