ASYIK SENDIRI: Kepala Disparbud Lamongan, Siti Rubikah saat tertangkap kamera sedang menonton film drakor di HP ketika Bupati Lamongan memberikan sambutan saat rapat paripurna, Senin (4/12).
JawaPos.com – Aksi tak terpuji kembali terjadi di kalangan pejabat publik. Kali ini, salah satu pejabat pemerintah di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, kedapatan asyik dengan handphone-nya, bahkan saat sedang mengikuti rapat paripurna.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan, Siti Rubikah, menjadi sorotan publik usai potretnya viral di sosial media. Pasalnya, ia tampak asyik menonton drama Korea (drakor) saat rapat paripurna pada Senin (4/12) lalu.
Parahnya, hal itu dilakukannya saat Bupati Lamongan sedang memberi sambutan, tentang nota penjelasan raperda usulan pemerintah daerah dan raperda inisiatif DPRD Kabupaten Lamongan tahap II Tahun 2023.
Menyadari hal itu, Rubikah tak menampik bahwa yang tertangkap layar menonton drakor itu adalah dirinya. Memilih menonton drakor dibandingkan menyimak sambutan bupati itu, kata dia, dilakukannya karena ia mengantuk.
Namun, alih-alih menyampaikan permohonan maaf, Rubikah justru menyalahkan ragamnya pemberitaan tentang dirinya yang demikian saat rapat paripurna.
“Masak dibuat berita, gitu saja. Yo ojo lah, wes ngunu ae, yo ngantuk lah, gak atek digawe berita-beritaan, ngunu ae kok (Ya jangan lah, sudah gitu saja, ya mengantuk lah, tidak usah dibuat berita-beritaan gitu aja kok),” kata Rubikah dalam keterangannya, dilansir dari Radar Bojonegoro (Jawa Pos Group), Kamis (7/12).
Meski Rubikah seolah menganggap hal ini enteng, namun tidak pada Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lamongan, Sodikin, yang menilai bahwa apa yang dilakukan Kepala Disparbud Lamongan tidaklah pantas.
“Itu kurang pas, mas. Waktu Pak Bupati menyampaikan di paripurna, kok malah nonton drama Korea, kurang pas,” kata Sodikin.
Selanjutnya, Sodikin memastikan pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap para pejabat-pejabat publik.
“Nanti kita evaluasi,” imbuhnya.
Lebih lanjut, fenomena ini juga mendapat tanggapan dari Ketua Umum PC PMII Lamongan, Muchamad Rinaldi. Ia menyebut bahwa apa yang dilakukan Rubikah, sama sekali tak mencerminkan etika dan moral yang baik.
Padahal, sebagai pejabat publik, seharusnya Rubikah lebih bisa mentaati dan menghargai aturan dalam sebuah forum. Terlebih lagi rapat paripurna bersama bupati, yang tentu menyangkut hajat banyak orang.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
