Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 November 2023 | 14.25 WIB

Polrestabes Surabaya Kerahkan 13 Personel Untuk Penjagaan Gudang Penyimpanan Logistik Pemilu 2024

Ilustrasi logistik Pemilu.

 
JawaPos.com - KPU Kota Surabaya telah menerima distribusi logistik Pemilu 2024 pada Senin (20/11) lalu. Logistik pemilu tersebut terdiri dari tinta, kabel ties, atau segel plastik, kotak suara, dan bilik suara.
 
Seluruh barang-barang keperluan penyelenggaraan Pemilu 2024 tersebut disimpan di gudang kawasan Pergudangan Margomulyo, Surabaya.
 
Logistik Pemilu 2024 itu dijaga ketat oleh Polrestabes Surabaya. Penjagaan dan pengawasan logistik dilakukan selama 24 jam penuh, dengan sistem shift atau penjagaan bergiliran.
 
 
"Iya dilakukan patroli dan pengamanan objek vital terkait pemilu," kata Kepala Seksi Humas Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Polisi (AKP) Haryoko Widhi seperti dikutip dari Antara.
 
Ia menambahkan pihaknya mengerahkan 13 petugas kepolisian per harinya untuk melakukan pengamanan dan pengawasan.
 
"13 personel terdiri dari enam petugas sesi satu dan enam petugas sesi dua, kemudian satu komandan," ucapnya.
 
 
Sebagai informasi, total keseluruhan logistik yang diterima KPU Surabaya sebanyak 234.731 barang, yang terdiri dari 16.334 tinta, 3.050 bilik suara, 3.005 kotak suara, dan 212.342 kabel ties atau segel plastik.
 
Sementara itu, Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi menyatakan untuk distribusi kabel ties dan tinta sudah sesuai kebutuhan. Sedangkan kotak suara serta bilik suara dikirimkan secara bertahap.
 
Untuk Mekanisme pengamanan dilakukan oleh KPU Kota Surabaya berkoordinasi dengan kepolisian setempat. Antara lain dengan menempatkan personel internal penyelenggara Pemilu untuk membantu pengamanan.
 
 
Berdasarkan data dari KPU Surabaya, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di wilayah setempat untuk Pemilu 2024 sebanyak 2.218.586 orang dan dikelompokkan ke dalam lima kategori, yakni 39.528 atau 1,8 persen pre-boomer, 337.885 atau 15,2 persen baby boomer, 657.725 atau 29,6 persen generasi X, 717.345 atau 32,3 persen milenial, dan 466.103 atau 21 persen generasi Z.
 
Pemerintah Kota Surabaya bersama kepolisian, Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menegaskan untuk berkomitmen mewujudkan "Pemilu Damai 2024" untuk menjamin kondusivitas jelang berlangsungnya agenda pesta demokrasi.
 
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan pemilu merupakan agenda pesta demokrasi yang harus dibarengi rasa saling menghormati perbedaan pilihan politik setiap orang.
 
 
"Beda pilihan itu hal biasa tetapi jaga kedamaian dan jangan sampai ada permasalahan," kata Eri Cahyadi. 
 
Pemilu 2024 sendiri dilakukan secara serentak, yakni dengan agenda Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres), yang akan berlangsung 14 Februari 2024 mendatang.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore