
Wali Kota Eri Cahyadi bersama Ketua TP PKK Surabaya Rini Indriyani takziah ke rumah korban kecelakaan maut di Lumajang diikuti jajaran kepala perangkat daerah (PD) di lingkungan Pemkot Surabaya.
JawaPos.com–Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya Rini Indriyani takziah ke rumah korban kecelakaan maut di Lumajang. Takziah diikuti segenap jajaran kepala perangkat daerah (PD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
Wali Kota Eri bersama rombongan menuju ke rumah Luluk Musrifah, istri dari Suyono, salah satu korban kecelakaan lalu lintas bus vs kereta di Lumajang. Tidak hanya takziah, Eri beserta rombongan turut menggelar tahlil dan doa bersama. Wali Kota Eri beserta jajaran turut menyampaikan belasungkawa atas musibah yang terjadi kepada para keluarga korban.
”Kami menyampaikan kepada keluarga korban untuk terus tabah, karena Tuhan tidak akan memberikan cobaan di luar kemampuan manusia. Insya Allah pasti bisa melewati (cobaan),” kata Eri Cahyadi.
Wali Kota Surabaya yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu mengungkapkan terima kasih kepada RT, RW, dan warga yang membantu keluarga korban kecelakaan tersebut. Peran setiap RT dan RW di tempat domisili korban sangat responsif ketika warganya mengalami musibah.
”Saya minta untuk seluruh keluarga bisa saling menguatkan. Alhamdulillah di semua (domisili) Pak RT, Pak RW-nya, luar biasa memberikan support kepada setiap keluarga dan saling membantu,” ungkap Eri.
Dari kejadian itu, Cak Eri mengingatkan kepada seluruh warga di Kota Surabaya untuk lebih berhati-hati ketika akan berkendara ke luar kota. Mulai cek kondisi kendaraan hingga kesehatan fisik sebelum berkendara jarak jauh.
”Ke depannya saya berharap betul kepada warga Surabaya, kalau bepergian harus hati-hati lagi. Pastikan, kalau memang kondisi tidak memungkinkan sopirnya harus istirahat dulu,” tutur Eri.
Setelah dari rumah Suyono di Wonorejo 4C/2, Manukan Kulon, Kecamatan Tandes, Cak Eri beranjak menuju ke kediaman korban selanjutnya. Yakni Sri Rahayu di Simomulyo Baru 7E/9, Maria Ana di Banyu Urip Wetan 5-D Buntu, Sukarnoto di Putat Jaya C Timur 1/3, Titik Ristianti di THN Putat Jaya C Timur 4/19, Edy Sugianto, Pakis Gunung I B/12, dan Sumarti di Pakis Tirtosari 10B/14B.
Cak Eri menyampaikan, pemkot akan memberikan santunan dan bantuan pendidikan kepada salah satu keluarga korban yang masih duduk di bangku kuliah dengan program beasiswa Pemuda Tangguh.
”Kebetulan, anak ini juga sudah masuk dalam program Pemuda Tangguh,” ucap Eri.
Lalu bagaimana dengan anak korban yang masih sekolah? Cak Eri mengungkapkan, ada Sekolah Khay Ming yang baru saja diresmikan siap membantu sebagai orang tua asuh.
”Matur nuwun warga Surabaya, ketika ada kejadian seperti ini tidak melihat suku, ras, dan agama. Beliau (pemilik sekolah Khay Ming) tadi menyampaikan kalau beliau mau menjadi orang tua asuh,” ungkap Eri.
Dia menambahkan, Pemkot Surabaya terus berkoordinasi dengan RSUD Soetomo untuk memantau kondisi dua korban lain. Yakni Warsito dan Alen Orlin Firmansyah, yang saat ini masih dalam perawatan intensif. Sedangkan dua korban lain, yaitu Bayu Trinanto dan Ardhika, kini masih dirawat di Lumajang.
”Kita tidak bisa membawa ke Surabaya karena kondisinya tidak memungkinkan. Kemarin, keluarga minta untuk membawa pulang ke Surabaya, ternyata hanya dua yang diizinkan, kalau dibawa dengan ambulans kondisinya akan lebih parah sehingga penanganannya di Lumajang,” terang Eri.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
