
SOLUSI: Penghuni Rusunawa Randu mengoperasikan pompa tambahan untuk memperlancar suplai air ke unit mereka.
JawaPos.com - Belum kelar urusan pencabutan subsidi listrik, penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Randu, Kenjeran, juga dihadapkan tidak lancarnya distribusi air bersih. Kondisi tersebut sudah terjadi sejak 11 tahun terakhir.
Setiap hari air PDAM Surya Sembada hanya mengalir pada pukul 01.00–03.00 dini hari. Itu pun dengan debit air yang sangat kecil.
Saking kecilnya, aliran air tidak mampu naik ke unit di lantai 2. Apalagi lantai-lantai di atasnya. Ketua RT 17 RW 10 Rusunawa Randu, Kelurahan Sidotopo Wetan, Fathoni Wahyudi mengatakan, distribusi air bersih tidak lancar sejak 2012.
Laporan ke PDAM Surya Sembada sudah berkali-kali dilakukan. Namun, responsnya sebatas pengecekan di lapangan. Tidak ada tindak lanjut perbaikan.
Tak tahan menunggu, agar distribusi air lancar, warga berinisiatif memasang mesin pompa di setiap blok. Kemudian, air ditampung ke tandon dan dialirkan ke setiap unit rusunawa.
’’Ada enam blok dan setiap dua blok menggunakan satu mesin. Pembelian mesin pompa dilakukan secara swadaya. Harga satu mesin mencapai Rp 10 juta,’’ kata Fathoni kemarin (20/11).
Meski debit air lancar, penggunaan mesin pompa menimbulkan biaya tambahan bagi para penghuni. Terutama mesin pompa yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM).
Dari tiga mesin, satu di antaranya menggunakan BBM. Dalam sehari, operasional mesin menghabiskan 7 liter pertalite atau Rp 70 ribu. Kalau diakumulasi, dalam sebulan mencapai Rp 2,1 juta.
Belum lagi jika ada kerusakan seperti dinamo terbakar. Biaya perbaikan bisa mencapai Rp 1 juta. Dia berharap, perbaikan jaringan pipa bisa segera dilakukan PDAM Surya Sembada.
Manajer Tata Usaha dan Humas PDAM Surya Sembada Binurwati Fitri menyatakan, kondisi yang terjadi di Rusunawa Randu baru diketahuinya.
Menurut dia, sejauh ini tidak ada laporan yang masuk soal distribusi air di Rusunawa Randu. Untuk memastikannya, PDAM segera menginstruksikan tim teknis lapangan untuk mengecek ke lokasi. Kemarin sore petugas mulai mengecek aliran air di Rusunawa Randu.
’’Saat ini kami masih mencari penyebab mampetnya distribusi air di sana. Untuk memenuhi kebutuhan air, nanti kami kirim mobil tangki ke lokasi,” kata Binurwati Fitri. (ian/c6/cak)

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
