Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 November 2023 | 18.24 WIB

Unesa Komitmen Berdayakan Inklusivitas di Dunia Industri, Gelar Edufair Disability Expo 2023

Unesa komitmen berdayakan inklusivitas di dunia industri berkolaborasi dengan beberapa lembaga mitra. - Image

Unesa komitmen berdayakan inklusivitas di dunia industri berkolaborasi dengan beberapa lembaga mitra.

JawaPos.com–Direktorat Disabilitas Universitas Negeri Surabaya (Unesa) gelar Edufair 2023. Kegiatan di Lapangan Rektorat Unesa pada Sabtu (18/11) itu bertajuk Inclusive Horizons: Bridging Abilities, Expanding Possibilities.

Ketua Panitia Diah Anggraeny menyampaikan, acara tersebut digelar secara berkala. Tahun ini, Unesa kolaborasi dengan beberapa lembaga mitra.

Dalam Edufair Disability Expo 2023 juga dilakukan penandatanganan MoU bersama sejumlah mitra. Di antaranya PT Rafatex Indo Garment, PT Kekean Primanda Indonesia, Dinsos Jatim, Balai Diklat Industri Surabaya, Aprisindo Jatim, Junior Chamber International (JCI) Jatim, Wismilak Foundation, dan DPD Indonesia Maju.

”Ada 1.500 anak-anak disabilitas dari 80 sekolah baik SLB maupun sekolah inklusi. Dengan kegiatan ini, mereka terfasilitasi bakatnya dengan mengikuti Disability Got Talent, Lomba Payung Fantasi, dan Lomba Catur Tunanetra Nasional yang pertama diselenggarakan,” kata Ketua Panitia Diah Anggraeny.

Dia menjelaskan, diselenggarakan juga berbagai agenda lain. Di antaranya launching sheltered workshop and training center disability, bazar UMKM disabilitas Nusantara, serta jalan sehat. Kegiatan tersebut menekankan kembali bahwa individu disabilitas dengan berbagai kemampuan tidak hanya digerakkan namun juga difasilitasi.

Direktur Disabilitas Unesa Dr Wagino menjelaskan, kegiatan itu merupakan inovasi berkelanjutan Unesa bagi disabilitas. Shelter workshop yang kita inisiasi adalah sebuah lembaga pelatihan. Tidak hanya mahasiswa disabilitas dari Unesa tetapi juga dapat diikuti mahasiswa disabilitas lain.

Dibentuknya shelter workshop, lanjut dia, akan memberikan pelatihan dari praktisi-praktisi dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Sehingga, mahasiswa disabilitas juga bisa mengetahui apa yang ada di lapangan. Mereka juga bisa mendapat sertifikasi kompetensi yang terukur dari Balai Diklat Industri Surabaya.

”Sehingga kemampuan mereka benar-benar terukur dan diakui. Ke depan, mahasiswa Unesa juga dapat menjalankan magang dan MBKM di shelter tersebut yang akan menunjang IKU Unesa,” papar Wagino.

Ketua Aprisindo Jatim Winyoto Gunawan menyatakan berkomitmen menggandeng para disabilitas untuk menciptakan lingkungan kerja industri yang lebih inklusif.

Unesa komitmen berdayakan inklusivitas di dunia industri berkolaborasi dengan beberapa lembaga mitra.

Senada, President Junior Chamber International (JCI) Jatim Herman Limbono mengungkapkan, JCI terus menggabungkan kesetaraan disabilitas. Salah satunya dengan memberikan beasiswa dan mendorong terciptanya awareness kepada penyandang disabilitas.

Sementara itu, Vendyah Trisnanigtyas dari Athalia Blessing Surabaya menjelaskan, terdapat beberapa kriteria untuk menjadi juara lomba Payung Fantasi.

”Ya pastinya ada beberapa kriteria khusus, apalagi ini yang mengerjakan siswa-siswi dari SLB. Yang pertama dilihat dari ide dan kreativitas. Seberapa unik, original karya dihasilkan,” terang Vendyah.

Selain itu, lanjut Vendyah, yang masuk penilaian dari segi kekompakan dan kerja sama dalam kelompok.

”Kami juga melihat kerapian. Seberapa rapi mereka mengerjakan payung-payung ini dan yang terpenting adalah keberanian mereka dalam menuangkan ide kreasi,” papar Vendyah. 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore