
Foto: Menkominfo Johnny G. Plate. (Istimewa).
JawaPos.com - Sebanyak 1,5 juta warga Jawa Timur (Jatim) bakal mengikuti prgram literasi digital. Program dari Kementerian Informasi dan Informatika (Kominfo) itu rencananya bergulir sampai 2024. Di antara tujuannya adalah aspek aman dan etis dalam penggunaan media digital.
Program literasi digital tersebut terdiri dari serangkaian kegiatan digital. Dengan dilengkapi panduan kurikulum serta seri modul literasi digital. Program ini bertujuan untuk pengembangan kompetensi digit SDM Indonesia. Melalui sektor pendidikan formal, informal, maupun nonformal.
’’Provinsi Jawa Timur sengaja dipilih mengingat target peserta literasi digital di provinsi ini merupakan salah satu yang terbesar,’’ kata Menteri Kominfo Johnny G. Plate dalam keterangannya Minggu (18/4). Dia menjelaskan panduan kurikulum dan seri modul literasi digital itu bertujuan untuk menjadi rujukan pengembangan kompetensi digital SDM Indonesia.
Nantinya modul yang disiapkan melengkapi sekitar seratus buku panduan literasi digital yang telah diterbitkan sebelumnya. Buku-buku itu telah diunduh lebih dari setengah juta kali di website literasidigital.id. ’’Kami berharap bahwa seluruh proses ini akan bisa menyemai percepatan dan akselerasi yang bisa memberikan signifikansi dari suatu proses yang kita lakukan,’’ tambahnya.
Johnny menambahkan, sebenarnya desa-desa di Jawa Timur ini rata-rata sudah 4G sejak dua tahun yang lalu. ’’Sekarang ini mungkin boleh kami mendapatkan penguatan pada digital etik,’’ kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam kesempatan yang sama. Jadi pada dasarnya mungkin perlu melakukan telaah bersama sinkronisasi di antara civil society. Kemudian mereka melakukan sinkronisasi bagaimana digital etik itu bisa menjadi referensi kita semua.
’’Kami dari Jaringan Pegiat Literasi Digital (Japelidi) Indonesia diminta untuk mengembangkan kurikulum dari siberkreasi dan kominfo menjadi 4 modul,’’ kata Frida Kusumastuti dari Japelidi. Tentunya juga sesuai dengan maksud dari siberkreasi yang telah menyusun kurikulumnya dengan empat subjek. Yaitu cakap literasi digital, aman media digital, etis dalam media, dan budaya dalam media digital. (*)
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=f6ZSM1oCfgU

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
