Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 November 2023 | 20.33 WIB

Hujan Diprediksi Guyur Surabaya Sebulan Lagi, Wali Kota Eri Cahyadi Ingatkan Hal Ini

Pembangunan box culvert di beberapa titik Kota Surabaya terus dikebut, sebelum musim hujan tiba diperkirakan datang di awal Desember. - Image

Pembangunan box culvert di beberapa titik Kota Surabaya terus dikebut, sebelum musim hujan tiba diperkirakan datang di awal Desember.

 
JawaPos.com - Pemkot Surabaya tengah bersiap sambut musim hujan yang diprediksi turun di Surabaya pada awal Desember nanti.
 
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta warga untuk menjaga lingkungan meski Kota Pahlawan bukanlah wilayah yang rawan banjir.
 
Pemkot Surabaya terus melakukan antisipasi dengan memaksimalkan saluran yang ada di titik rentan munculnya genangan.
 
"Kita sedang kebut pengerjaan dan normalisasi," ujar Cak Eri, sapaan Wali Kota Eri Cahyadi, dikutip dari Radar Surabaya, Kamis (2/11).
 
Cak Eri menuturkan bahwa itu hanyalah genangan, bukan banjir. Sebab, air hujan itu sudah surut setelah 30 menit.
 
"Ini maksimal 30 menit, setelah itu hilang. Karena itulah yg menjadi RPJM pada waktu zaman Wali Kota Bu Risma. Tapi zaman saya, saya meneruskan beliau," ucapnya.
 
"Sehingga saya tidak ingin ada hujan ada genangan, itulah yang sekarang kami minta seluruh wilayah di perkampungan yang ada genangan, kami pasang saluran, kami koneksikan," papar Eri.
 
Menurut Cak Eri, fungsi saluran air di musim hujan cukup penting. Oleh sebab itu, kawasan-kawasan yang belum memiliki saluran air akan dibuatkan saluran oleh Pemkot Surabaya.
 
"Kalau tidak punya saluran kami buatkan saluran," ungkapnya.
 
Kebijakan itu juga telah digulirkan oleh Cak Eri. Pengerjaannya terus dikebut lantaran targetnya, proyek itu harus tuntas akhir tahun ini.
 
"Tapi kalau ada yang di 2024 maka di bulan Maret 2024 harus sudah selesai," katanya.
 
Upaya itu bertujuan untuk menghalau genangan yang rentan terjadi saat musim hujan.
 
Selain itu, Cak Eri juga mengajak masyarakat turut terlibat kerja bakti membersihkan saluran air yang mampet.
 
"Terus kita juga harus saling mengingatkan satu dengan yang lainnya, yang terpenting adalah jaga kebersihan, jaga saluran. Karena Surabaya akan terbebas dari genangan ketika saluran itu bersih. Ketika ada kerja bakti dan ketika ada care dari masyarakat sekitar," imbuh Eri. 
 
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore