
Trash2Treasure bergerak mengurangi sampah makanan dan pakaian bekas, diolah menjadi karya-karya inovatif.
JawaPos.com–Limbah kulit pisang ternyata tak hanya bisa berakhir sia-sia di tempat sampah. Limbah kulit pisang bisa diolah menjadi berbagai menu baru.
Di tangan organisasi Pemuda Surabaya bernama Trash2Treasure yang bergerak untuk mengurangi sampah makanan dan pakaian bekas, limbah diolah menjadi karya-karya inovatif. Seperti selai, burger, ikat rambut, dan tas jinjing.
Trash2Treasure didirikan Aurelia Leowinata, Giannella Surya, Jessica Wijaya, Michelle Wilson, dan Vincent Hamdali. Kelimanya merupakan siswa penerima beasiswa Indonesia maju dari sekolah-sekolah yang berbeda.
Clarissa Aurelia Leowinata Co-founder Trash2Treasure Surabaya mengatakan, Trash2Treasure didirikan di bawah naungan beasiswa Indonesia maju dan Kementerian Pendidikan Budaya Riset dan Teknologi.
”Trash2Treasure bekerja sama dengan berbagai sekolah dan komunitas di Surabaya mengadakan workshop pengolahan sampah. Dalam satu rangkaian acara, minimal 1 kilogram sampah akan diubah menjadi produk baru,” kata Aurelia.
Menurut Aurelia, problematika sampah jarang diperhatikan. Dia menilai, dampak negatif dari sampah juga jarang dibahas. Bahkan, Rp 552 triliun uang negara habis untuk membereskan sampah makanan.
Sementara itu, Vincent salah satu co-founder T2T menambahkan, tim mengaku beruntung sudah diberikan platform oleh pemerintahan dan Kemendikbudristek. Dengan begitu, pihaknya bisa menyalurkan berkat yang diterima dengan membekali komunitas, UMKM, dan siswa-siswi di Surabaya.
Meski, diakuinya apa yang dilakukan Trash2Treasure diterima dengan skeptisisme, produk-produk olahan T2T sering mendapatkan review yang baik dari masyarakat. Vincent menyebutkan, satu toples tester selai kulit pisang dan kulit buah naga yang selalu dibawa ke acara workshop selalu habis disantap peserta dalam waktu singkat. Kemudian, olahan daging dari kulit pisang ternyata menjadi alternatif sehat bagi teman-teman yang memiliki diet vegan.
”Kami berharap untuk mengadakan bazar se-Surabaya pada akhir tahun. Berkolaborasi dengan OSIS dari berbagai sekolah, kami akan menginisiasi gerakan donasi baju bekas, dan akan dijual kembali pada bazaar tersebut,” terang Vincent.
Selain itu, Trash2Treasure juga akan mengadakan workshop live tentang pengolahan sampah makanan dan berbagai booth yang menampilkan bagaimana mendaur ulang baju bekas tak layak pakai menjadi aksesori lucu.
”Jadi, bazaar kami dapat dihadiri satu keluarga. Sekalian jalan-jalan, sekalian mengurangi sampah makanan dan busana,” ujar Aurelia Leowinata, co-founder T2T.
Trash2Treasure memiliki visi untuk menjadi penggerak masyarakat untuk mengurangi permasalahan sampah makanan dan sampah pakaian di Surabaya. Selain itu, menciptakan masyarakat yang sadar lingkungan, berkelanjutan, dan berempati terhadap kebutuhan orang yang kurang beruntung.
”Ada 3 misi. Mengedukasi masyarakat tentang bahaya food waste dan fashion waste jika tidak segera diatasi, mendorong dan memberdayakan masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengelola makanan dan pakaian secara berkelanjutan. Selain itu, membantu orang yang membutuhkan dengan cara mengumpulkan pakaian bekas yang layak pakai untuk dijual dan dana tersebut akan diberikan untuk membantu yang membutuhkan,” papar Aurelia Leowinata.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
