
Polrestabes Surabaya gelar rekonstruksi kasus penganiayaan yang berujung kematian korban Dini Sera Afrianti oleh Ronald Tannur di basemen Lenmarc Surabaya selama 4 jam.
JawaPos.com–Rekonstruksi kasus penganiayaan yang berujung kematian korban Dini Sera Afrianti oleh Ronald Tannur di basemen Lenmarc Surabaya berlangsung selama 4 jam.
Rombongan penyidik lengkap dengan Inafis Polrestabes Surabaya tiba di Lenmarc Surabaya sekitar pukul 10.25. Para penyidik dan tim Polrestabes Surabaya bergegas ke Blackhole Lenmarc Surabaya. Tim menuntaskan rekonstruksi di Lenmarc Surabaya pukul 14.32.
Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya Kompol Teguh Setiawan mengatakan, selama rekonstruksi, pihaknya mengantongi fakta-fakta baru. Salah satunya kebenaran terkait tubuh Dini yang diseret Ronald Tannur sejauh 5 meter. Selama rekonstruksi, ada 41 adegan rekonstruksi.
”Fakta baru nanti kesimpulannya,” kata Teguh.
Saat ditanya terkait motif Ronald hingga membuat Dini tewas, polisi bungkam. Teguh menyampaikan bahwa pihaknya masih harus melakukan rekonstruksi kembali.
”Ini belum selesai,” ucap Ronald.
Ronald Tannur ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (5/10). Atas kematian dari Dini Sera Afrianti, 27. Perempuan asal Jawa Barat itu tewas setelah dianiaya kekasih yang dipacari 5 bulan itu di basemen Lenmarc Surabaya.
Sebelumnya, pukul 21.00, keduanya karaoke bersama lima kawannya di BlackHole Lenmarc pada 4 Oktober. Namun, ketika di lantai basemen, keduanya terlibat cekcok. Hingga berujung tewasnya Dini Sera Afrianti di Surabaya.
Ronald Tannur diketahui anak dari Edward Tannur, anak dari anggota DPR RI Fraksi PKB dapil NTT.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
