Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 Oktober 2023 | 18.50 WIB

Dosen FISIP UWKS Berdayakan Kader PKK di Gresik untuk Cegah KDRT

Program pengabdian masyarakat UWKS berdayakan anggota PKK mencegah KDRT di di Desa Petiken, Kabupaten Gresik. - Image

Program pengabdian masyarakat UWKS berdayakan anggota PKK mencegah KDRT di di Desa Petiken, Kabupaten Gresik.

JawaPos.com–Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS), memberdayakan para anggota PKK di Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.

Program pengabdian masyarakat itu merupakan program hibah dari kementerian pendidikan kebudayaan riset dan teknologi dengan skema pemberdayaan berbasis masyarakat. Yakni pemberdayaan kemitraan masyarakat yang berfokus pada ilmu sosial, humaniora, pendidikan, serta seni dan budaya.

Pemberdayaan dilakukan Yelly Elanda, Suharnanik, dan Rizca Yunike Putri, itu agar anggota PKK bisa menjadi garda terdepan ketahanan keluarga dan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Sesuai dengan namanya, PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) merupakan organisasi kemasyarakatan bertujuan membangun pemberdayaan terhadap perempuan.

”PKK mampu menjadi ujung tombak dalam membangun ketahanan dalam keluarga serta garda terdepan dalam pencegahan kekerasan di rumah tangga,” ujar Yelly Elanda.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, sebanyak 7.435 kejadian Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilaporkan ke Kepolisian sepanjang 2021. Tingginya angka kekerasan berkaitan dengan ketahanan keluarga. Ketahanan keluarga yang rapuh cenderung terjadi tindak kekerasan dalam rumah tangga.

Yelly mengatakan, memilih lokasi di Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo karena di desa itu kader PKK sangat aktif dan telah membentuk rumah curhat. Namun, rumah curhat tersebut belum dijalankan secara maksimal.

Karena itu, lanjut dia, tim dosen UWKS mengoptimalkan rumah curhat sebagai media untuk menyelesaikan masalah rumah tangga khususnya dalam memperkuat ketahanan keluarga dan mencegah tindak KDRT.

Yelly menjelaskan, peran kader PKK menjadi kunci untuk mengoptimalkan rumah curhat dalam penguatan ketahanan keluarga dan pencegahan KDRT. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Gresik, permasalahan kekerasan dalam rumah tangga menjadi bagian program kerja pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

”Untuk itu, tim pengabdian kepada masyarakat ini menyediakan diri untuk terlibat membantu menyelesaikan masalah dengan meningkatkan wawasan pengetahuan kader PKK dan masyarakat tentang ketahanan keluarga dan tindakan preventif untuk mencegah KDRT,” ungkap Yelly.

Pengabdian masyarakat yang merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi itu dibantu beberapa mahasiswa. Tim melakukan sosialisasi dengan memberikan materi pencegahan dan advokasi terhadap masalah kekerasan dalam rumah tangga.

Selain itu, disampaikan materi tentang ketahanan dalam rumah tangga dan juga pemberdayaan ekonomi dengan memberikan pelatihan keterampilan membuat kerupuk dan pemberian alat pembuatan kerupuk. Nanti PKK dapat mempraktikkan setelah pelatihan selesai.

”Diharapkan dengan kegiatan ini bisa membantu Pemerintah Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, meminimalisir permasalahan KDRT yang menjadi isu strategis yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Gresik,” papar Yelly.

Selain itu,  secara khusus, kegiatan itu menambah wawasan pengetahuan kader PKK dan masyarakat tentang ketahanan keluarga dan tindakan preventif untuk mencegah KDRT.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore