
Ilustrasi penulisan aksara Jawa di Balai Kota Surabaya.
JawaPos.com–Pimpinan DPRD Kota Surabaya menyatakan pencantuman Aksara Jawa sudah dimulai di Balai Kota Surabaya. Selanjutnya diharapkan diikuti di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) pemerintah kota.
”Saya mengapresiasi upaya Wali Kota Surabaya dengan mencantumkan Aksara Jawa di papan nama Balai Kota Surabaya,” kata Wakil Ketua DPRD Surabaya A.H. Thony seperti dilansir dari Antara di Surabaya, Rabu (4/10).
Menurut dia, penggunaan huruf latin yang dilengkapi dengan Aksara Jawa itu bagian dari salah satu upaya untuk melestarikan budaya di lingkungan Pemkot Surabaya. Diharapkan agar pencantuman aksara bisa diikuti di tiap-tiap OPD hingga instansi pemerintahan di Surabaya. Bahkan di sekolah-sekolah mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA, juga mencantumkan Aksara Jawa.
Dia menginginkan seluruh aksara Nusantara, khususnya Aksara Jawa lebih dikenal dan dilestarikan seluruh masyarakat Indonesia. Para pegiat budaya telah menggelar sarasehan dan pameran bertema Membingkai Aksara Nusantara dan Dunia, di Balai Pemuda Kota Surabaya akhir September.
Sarasehan dan pameran tersebut melibatkan DPRD Kota Surabaya, pegiat sejarah komunitas Begandring Soerabaia, Balai Bahasa Jawa Timur, Balai Pelestarian Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya, Museum Mpu Tantular, hingga Museum Online Wilaktikta.
Kegiatan itu akan menampilkan aksara Nusantara mulai dari Jawa, Kawi, Bali, dan sebagainya. Dari Nusantara itu, ada Jawa, Batak, ada Bali, Sumba, dan lainnya. Aksara Jawa, dalam acara tersebut lebih ditonjolkan dengan alasan untuk menumbuhkan identitas sebagai orang Jawa.
Selain itu, sebagian besar masyarakat Jawa kini tidak memahami pentingnya melestarikan aksara. Thony menuturkan, para leluhur di Jawa memiliki teknologi tradisional tetapi lebih maju dari kondisi sekarang. Seperti halnya tertuang berbagai artefak, tertuang di berbagai manuskrip.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi telah meminta kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya untuk menyiapkan penulisan aksara Jawa di setiap kantor OPD. Penulisan Aksara Jawa itu sudah harus terpasang sebelum 10 November.
”Jadi, nanti tulisan pemerintah kota itu ada tulisannya (Aksara Jawa) misal seperti di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) itu ada Aksara Jawa,” kata Cak Eri panggilan akrab Eri Cahyadi.
Cak Eri mengatakan, pemasangan Aksara Jawa itu sudah dimulai dari lingkungan Balai Kota Surabaya dan selanjutnya dilakukan di setiap pintu-pintu masuk Pemkot Surabaya. ”Ruang-ruang di Balai Kota juga diberi tulisan Aksara Jawa. Kita harus mengingat jangan lupa sejarah,” terang Eri.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
