Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 September 2023 | 19.14 WIB

Penanganan Diambil Alih Polda Jatim, Peluang Tersangka Baru Kasus Kebakaran Bromo

Kerusakan area savana di Gunung Bromo, akibat kebakaran hutan dan lahan dilihat dari kawasan Watu Gede, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (21/9). - Image

Kerusakan area savana di Gunung Bromo, akibat kebakaran hutan dan lahan dilihat dari kawasan Watu Gede, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (21/9).

JawaPos.com – Penanganan kasus kebakaran di kawasan Gunung Bromo akibat flare pre wedding terus bergulir. Terakhir, perkara tersebut diambil alih oleh Ditreskrimsus Polda Jatim.

Namun, status penahanan Andrie Wibowo Eka Wardhana, penanggung jawab wedding organizer (WO) yang ditetapkan sebagai tersangka, tidak berubah. Dia tetap ditahan di Polres Probolinggo.

Ada sejumlah pertimbangan yang membuat polda mengambil alih penanganan kasus itu. Di antaranya, dampak dari peristiwa yang terjadi. ’’Lahan yang terbakar cukup luas sehingga menimbulkan kerugian besar,” kata Dirreskrimsus Polda Jatim Kombespol Farman kemarin (27/9).

Berdasar data manajemen Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), luas area yang terbakar mencapai 989 hektare. Sementara itu, kerugiannya lebih dari Rp 8 miliar.

Farman mengungkapkan, sejak awal pihaknya memberikan asistensi penanganan perkara itu. Dia menilai penyidikan perlu ditarik agar penanganan lebih maksimal. ’’Subdittipiter (tindak pidana tertentu) yang menangani,” ujarnya.

Dengan adanya pelimpahan perkara itu, proses pendalaman akan dilakukan di mapolda. Termasuk pemeriksaan saksi-saksi. Dalam prosesnya, tidak tertutup kemungkinan akan muncul tersangka baru.

Sementara itu, Kasubdittipidter AKBP Oki Ahadian menuturkan, sejauh ini belum ada tersangka baru. Pihaknya akan meneruskan penyidikan yang sudah berjalan. Beberapa saksi akan diperiksa. Tidak terkecuali ahli yang dirasa berkaitan dengan perkara tersebut. ’’Kasusnya akan lebih diperdalam,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, insiden tersebut berawal saat rombongan calon pengantin bersama WO menggelar pre wedding. Mereka lantas menyalakan flare. Percikannya memicu kebakaran di kawasan sabana Bromo atau yang dikenal dengan nama Bukit Teletubbies.

Lima orang yang terlibat pre wedding itu sejauh ini masih berstatus saksi. Masing-masing berinisial HP (pengantin pria), PM (pengantin perempuan), AR (juru rias), serta MG dan ET. Dua nama terakhir adalah kru pre wedding di lokasi kejadian. (edi/c12/ris)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore