
PEMILIK BRANKAS: Bing Hendrata (foto kanan) memberikan kesaksian dalam sidang di Pengadilan Negeri Surabaya kemarin. Foto kiri, Beni mendengarkan keterangan saksi. (Dimas Maulana/Jawa Pos)
JawaPos.com - Benyamin Nomleni alias Beni tiga kali mencuri di toko Bing Hendrata di Perumahan Pantai Mentari, Kenjeran. Dua kali berhasil dan sekali gagal. Toko itu tidak jauh dari rumah Ani Wijayanti, majikan terdakwa.
Pria 24 tahun itu sudah empat tahun bekerja kepada Ani yang berbisnis ekspedisi pengiriman hewan ke luar pulau. Aksi pencurian Beni terungkap setelah dia juga mencuri barang majikannya.
Bing mengungkapkan, terdakwa yang berasal dari Kupang itu kali pertama mencuri di tokonya pada 6 Maret dini hari. Beni masuk ke dalam toko berlantai dua itu melalui jendela yang tidak terkunci. Dia membuka brankas dengan menggunakan kunci yang tersimpan di laci. Uang Rp 30 juta diambilnya.
”Dia terekam CCTV, tapi tidak jelas karena membelakangi. Dua bulan kemudian, dia juga mau mencuri, tapi gagal. Sudah terekam CCTV,” ujar Bing saat bersaksi dalam sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (24/11).
Bing mulai berhati-hati setelah tokonya pernah kebobolan. Dia tidak lagi menyimpan uang dalam jumlah besar di brankas yang pernah dicuri. Pada 16 Juli lalu, dua bulan setelah aksi pencurian keduanya gagal, dia beraksi lagi. Beni masuk ke toko Bing pukul 19.45 dengan berpura-pura sebagai pembeli.
”Tanpa saya tahu dia naik ke lantai 2 dan sembunyi di kamar pembantu. Malam harinya dia ambil uang, keluar lewat garasi yang tidak terkunci,” katanya.
Uang yang dicurinya juga yang tersimpan di brankas yang pernah dibobolnya. Pada aksinya yang ketiga itu, dia hanya mengambil Rp 5 juta. Sebab, Bing sudah tidak menyimpan banyak uang di dalamnya. Dia menggergaji gembok brankas itu. ”Pencurian yang ketiga ini wajahnya terekam jelas,” ucapnya. Bing sudah mengantongi identitas Beni yang kos di Bulak Rukem.
Secara terpisah, Ani Wijayanti melihat dari rekaman CCTV bahwa Beni membawa kardus saat keluar dari rumahnya sepulang bekerja pada 2 September lalu. Esoknya, Beni juga membawa kardus serupa. Kardus itu berisi 12 pcs kennel box (kandang kucing/anjing). ”Dia awalnya tidak mengaku dan bilang hanya bawa kardus kosong. Setelah saya desak, dia bawa kennel box,” kata Ani.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
