Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 September 2023 | 19.08 WIB

Agar Pengendara Tak Bergantian Melintas, Tahun Depan Tambah Satu Overpass di Desa Sepande Sidoarjo

OVERPASS TERLALU SEMPIT: Pengguna jalan terjebak kemacetan di overpass Sepande, Candi, kemarin. Rencananya, tahun depan ada satu lagi overpass di sebelahnya. - Image

OVERPASS TERLALU SEMPIT: Pengguna jalan terjebak kemacetan di overpass Sepande, Candi, kemarin. Rencananya, tahun depan ada satu lagi overpass di sebelahnya.

JawaPos.com – Volume kendaraan yang cukup tinggi di Desa Sepande membuat Pemkab Sidoarjo berencana menambah satu lagi jalur overpass. Rencananya, jalan layang di atas tol di Desa Sepande tersebut dibangun tahun depan.

Sehingga nanti ada dua lajur di sana. Pengendara dari Jalan Raya Sepande yang akan menuju timur maupun sebaliknya tidak perlu lewat bergantian.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo Dwi Eko Saptono mengatakan, Pemkab Sidoarjo bakal menjalin kerja sama dengan Jasa Marga untuk membangun overpass Sepande sisi selatan.

Tepatnya, overpass yang berada di Jalan Raya Sepande, Kecamatan Candi. Nanti overpass itu dibangun di samping overpass yang sudah ada saat ini.

’’Lebarnya sekitar 6 sampai 7 meter. Posisinya dari timur ke barat di atas tol Sidoarjo,’’ katanya.

Dia mengatakan, selama ini pengendara roda empat yang akan menyeberangi tol harus lewat bergantian sesuai pengaturan traffic light. Sebab, jalan overpass saat ini hanya cukup untuk satu mobil. Lebarnya sekitar 5 meter. Pengendara motor juga bisa langsung berpapasan.

Akibatnya, saat volume kendaraan tinggi, antrean kendaraan mobil yang akan melintasi tol sangat panjang. Bahkan kerap kali macet di kedua sisi, baik di timur maupun barat tol.

Karena itu, solusinya harus dibangun overpass tambahan sehingga pengendara dua arah tidak perlu bergantian. Langkah tersebut sudah pernah diterapkan di overpass Masangan Wetan, overpass Jumputrejo, overpass Wage, dan overpass Durung Banjar.

’’Pelaksanaannya pada 2024, minggu depan rencananya akan ada tinjau lapang langsung bersama Pak Bupati,’’ kata Dwi.

Dia menyebut kebutuhan anggarannya akan dipenuhi pemerintah pusat. Artinya, tidak menggunakan APBD Sidoarjo. ’’Tapi, kebutuhan anggaran belum karena masih harus tinjau lapang dan persiapan lainnya,’’ katanya.

Tinjauan itu berfungsi untuk mengetahui tingkat urgensi pembangunan overpass tersebut.

Mereka juga akan meninjau overpass lainnya yang saat ini baru terbangun satu lajur. Di antaranya, overpass di Sidokepung, overpass Sukolegok, dan overpass Sepande sisi utara. ’’Bila memungkinkan, tiga overpass tersebut dibangun sekaligus,’’ katanya.

Namun, masih disesuaikan kebutuhan dan anggarannya. Saat ini yang paling ramai dilewati adalah overpass Sepande. ’’Kami akan melihat mana yang paling urgen,’’ ungkapnya. (uzi/c6/any)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore