Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 September 2023 | 00.47 WIB

Masriah Si Pelempar Tinja Berulah Lagi, Halangi Renovasi Rumah Wiwik, Ini Langkah Camat Sukodono

TAK BERSUARA: Masriah (kiri) saat hendak mengikuti pertemuan dengan Kasatreskrim Polresta Sidoarjo kemarin. Selama pertemuan, dia enggan berbicara. - Image

TAK BERSUARA: Masriah (kiri) saat hendak mengikuti pertemuan dengan Kasatreskrim Polresta Sidoarjo kemarin. Selama pertemuan, dia enggan berbicara.

JawaPos.com - Masih ingat Masriah si pelempar tinja dan air kencing ke rumah tetangganya, Wiwik Winarti? Seperti diketahui, Masriah telah bebas dari penjara. Namun, kabar terbaru dia berulah kembali dan mengusili orang yang sama yakni Wiwik.

Sebelumnya, Pemkab Sidoarjo, melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memberikan bantuan renovasi rumah Wiwik. Namun, tak diduga terdapat upaya dari Masriah untuk menghalangi renovasi rumah tersebut.

Diketahui, Masriah memasang dua batu besar yang disemen di depan rumahnya. Sehingga mobil pikap pengangkut material bangunan tidak dapat masuk melalui jalan tersebut. Sehingga harus diangkut menggunakan gerobak untuk sampai ke rumah Wiwik.

"Petugas kita sudah kesana, sudah memastikan bahwa proses renovasi tetap berlangsung meski terjadi halangan," ujar Camat Sukodono Mochamad Solichin seperti dilansir Radar Sidoarjo (Jawa Pos Group).

Menurut Mochamad Solichin, apa yang dilakukan Masriah juga mengganggu akses dari mobil pelaku itu sendiri. Sebab jalan yang sudah sempit justru dipasang batu penghalang.

Solichin menceritakan, sebelumnya berulang kali pihaknya sudah mencoba melakukan mediasi terhadap kedua belah pihak. "Pernah di Polsek, juga disini (kantor Kecamatan Sukodono, red)," jelas Mochamad Solichin.

Dia mengatakan, Masriah pada saat itu telah sadar akan kesalahannya. Bahkan mengaku tidak pernah terpikirkan jika apa yang ia lakukan mendapatkan perhatian besar dari masyarakat. Sehingga saat itu pelaku mau meminta maaf pada korban.

"Tapi pihak pelapornya (Wiwik, red), minta terus diproses," kata Mochamad Solichin.

Saat sidang perkara, pelaku pernah mendapat dorongan dari hakim untuk meminta maaf pada korban. Meski terlihat berat dari pihak Masriah, sempat terjadi jabat tangan antara keduanya.

Sementara itu, Wiwik mengaku tidak masalah dengan halangan batu besar oleh Masriah. Ia mengaku senang dan gembira rumahnya direnovasi langsung oleh Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor.

Dia mengaku tidak mau ribet. Wiwik tidak mau masalahnya semakin panjang dan tidak selesai. "Sabar saja, disyukuri saja," pungkasnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore