
SUDAH BULAT: Warga Kemuteran, Gresik, memasang spanduk penolakan bongkat muat batu bara di dermaga PT GJT. Mereka menuntut aktivitas itu direlokasi ke Pelabuhan Internasional JIIPE di Manyar. (Galih Wicaksono/Jawa Pos)
JawaPos.com - Warga terdampak bongkar muat batu bara di dermaga PT Gresik Jasatama (GJT) masih terus mengawal proses relokasi aktivitas tersebut. Hingga Selasa (25/8), penggalangan tanda tangan terus dilakukan oleh warga. Mereka berharap Pemkab Gresik tidak mengeluarkan izin mendirikan bangunan (IMB) untuk perusahaan tersebut.
Maklum, berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos, PT GJT belum siap untuk relokasi. Meski saat ini tutup sementara, perusahaan tersebut memilih untuk dapat melengkapi perizinan sehingga nanti bisa kembali beroperasi di pelabuhan di bawah naungan PT Pelindo III.
Kabid Pelayanan Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik Yuson Lawupa Malvi ketika dimintai konfirmasi tidak menampik bahwa PT GJT sudah berupaya mengurus IMB. ”Memang berulang konsultasi ke kami. Tapi, sebatas di front office. Ini sebagai iktikad baik untuk melengkapi izin sesuai aturan,” ujarnya.
Kenapa PT GJT tidak juga melengkapi perizinan dan hanya berkonsultasi sejak 2019? Sampai saat ini PT GJT tidak bisa mengajukan alas hak. Yaitu, alat bukti dasar yang terkait dengan hubungan hukum antara perusahaan dan hak yang melekat atas tanah. ”Mereka sama sekali belum memasukkan berkas ke kami. Karena persyaratannya itu belum dilengkapi dan belum bisa menunjukkan alas hak,” katanya.
Seperti pernah diberitakan, bongkar muat batu bara di dermaga PT GJT memicu polemik panjang dengan warga sekitar. Di antaranya, warga Kelurahan Lumpur, Kroman, dan Kemuteran. Warga beberapa kali berunjuk rasa menuntut penutupan aktivitas tersebut. Sebab, warga terganggu debu batu bara yang ditimbulkan. Selain debu itu mengotori permukiman, beberapa warga mengaku bahwa kesehatannya terancam.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
