
Petugas Satpol PP Surabaya lakukan penertiban PKL yang melanggar aturan.
JawaPos.com–Koesmuntojo tak bisa berkata-kata ketika KTP-nya diminta sejumlah petugas Satpol PP Surabaya yang menghampirinya, Selasa (22/8).
Koes pikir kedatangan para petugas Satpol PP Surabaya itu akan membeli dagangannya. Ternyata, Koes keliru.
Seketika itu tangannya mendadak berkeringat dan jantungnya berdebar. Warga Kupang Gunting Surabaya itu tak punya pilihan selain menyerahkan KTP-nya kepada petugas.
Koes berjualan minuman sachet di dalam mobil di Jalan Kartini Surabaya. Dia mengungkapkan, di sepanjang jalan itu, tidak ada tulisan larangan berjualan.
”Saya berharap disampaikan baik-baik saja. Kalau saya diminta pergi tidak masalah kok,” ujar Koes kepada JawaPos.com.
Di tempat terpisah, Ketua Komisi A DPRD Surabaya Pertiwi Ayu Krishna angkat bicara soal Koes. Dia menuturkan, mendapatkan aduan dari Koes pada Selasa (22/8) pagi.
”Komisi A DPRD Surabaya yang membawahi langsung dinas atau OPD Satpol PP menyayangkan sikap Satpol PP. Minggu depan komisi akan panggil Satpol PP. Kasihan KTP Pak Koes itu sudah tua jualan secara mandiri,” kata Pertiwi Ayu Krishna, politikus Golkar Surabaya itu.
Ayu menegaskan, Satpol PP harus tegas juga. Jangan tebang pilih. Menurut dia, Koes berjualan di tepi jalan menggunakan mobil yang bisa berpindah tidak menetap.
”Lagi pula tidak ada tulisan larangan juga, di danau dekat Unesa Lidah Wetan juga banyak itu bagaimana, lebih bijak lah,” ungkap Pertiwi Ayu Krishna.
Sementara itu, Kepala Satpol PP M. Fikser belum memberikan respons terkait pasal yang dilanggar oleh Koes. Dalam surat penindakan, Koes dinyatakan melanggar Perda 10 Tahun 2000.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
