
DPKP kerahkan empat mobil pemadam kebakaran padamkan api di ITS Surabaya.
JawaPos.com–Api tiba-tiba muncul di Gedung Research ITS. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) mengerahkan empat mobil pemadam. Laporan api muncul dan diterima 112 pukul 09.50.
Informasi yang dihimpun JawaPos.com, mobil pemadam tiba di titik api sekitar pukul 09.55. Pembahasan dilakukan lebih kurang 15 menit. Sekitar pukul 10.18, api dinyatakan kondusif.
Keempat unit yang diberangkatkan berasal dari 1 Unit Tempur Pos Gunung Anyar, 1 Unit Tempur Pos Sukolilo, 1 Unit Tempur Pos Mulyorejo, dan 1 Unit Tempur Pos Menur.
Luas yang terbakar diperkirakan 6x4 meter persegi. Area terbakar digunakan untuk penyimpanan kursi dan meja tak terpakai.
Pada jam yang hampir bersamaan, Gudang Resto Layar di Jalan KH Abdul Wahab Siamin, Dukuh Pakis Surabaya, juga mengalami kebakaran, Selasa (15/8). Petugas Command Center 112 Ekky Maulana mengatakan, penyebab kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik.
”Yang terbakar Gudang Resto Layar di lantai 2,” kata Ekky, melalui laporannya.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
