
PERKEMBANGAN PROPERTI: Perumahan kelas menengah di kawasan Kecamatan Taman, Sidoarjo. Para pengembang baru mulai melirik wilayah barat yang masih jarang perumahan. (Frizal/Jawa Pos)
JawaPos.com - Regulasi-regulasi anyar sektor properti menarik minat investor baru untuk menyasar Sidoarjo. Para pengembang anyar itu pun menjadi anggota Realestat Indonesia (REI) Sidoarjo.
Ketua REI Sidoarjo Soesilo Efendy menyatakan, hingga bulan ini jumlah anggota tercatat mencapai sekitar 250 developer. Akhir tahun lalu masih ada sekitar 200 perusahaan. ’’Pengembang baru itu ada yang memiliki lebih dari satu proyek,’’ katanya.
Soesilo mengatakan, para investor tersebut datang seiring adanya perubahan kebijakan rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kota Delta. Pemkab membuka kesempatan kepada pengembang untuk membangun perumahan baru di seluruh kecamatan.
Dia menambahkan, banyak anggota yang melirik kawasan barat. Di antaranya, Kecamatan Tarik dan Balongbendo. Sebab, perumahan di dua kawasan tersebut masih minim. Bahkan, di Tarik belum ada. Di Balongbendo baru ada satu. Padahal, lanjut dia, dua kecamatan itu memiliki akses jalan utama yang merupakan jalur perbatasan. ’’Pemkab sudah membuka jalan untuk kami. Saya yakin ke depan mulai banyak berinvestasi,’’ paparnya.
Selain itu, REI mendukung Perbup 59/2018 tentang Penentuan Luas Minimal Lahan Rumah. Sebelumnya, pemkab menentukan luas minimal 90 meter persegi. Sekarang menjadi 72 meter persegi dengan catatan rumah harus dua lantai. ’’Makin mengecilnya lahan kami mudah menjual dengan harga terjangkau,’’ ucapnya.
REI juga bekerja sama dengan pemkab untuk memenuhi kebutuhan makam. ’’Setiap anggota, jika bangun perumahan, harus ikut partisipasi membangun makam juga,’’ ucapnya.
Menurut dia, setiap pengembang bisa membangun fasilitas umum sekitar 2 persen dari total luas perumahan. Kendalanya, ada sebagian penghuni yang menolak lantaran lokasi dekat dengan perumahan. Karena itu, REI Sidoarjo berinisiatif mengembangkan pemakaman berdasar kawasan. ’’Yang ada baru di wilayah timur. Yakni, di Kelurahan Gebang,’’ tuturnya.
Soesilo mengatakan, tahun ini pihaknya membangun lokasi makam baru di wilayah barat. Tepatnya di sekitar Tarik.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
