
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (tengah), memberikan penghargaan kelurahan terbaik kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. (Antara)
JawaPos.com – Dalam Puncak Peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XX dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-51 2023, kelurahan Gayungan di Kota Surabaya meraih predikat kelurahan terbaik I se-Jawa Timur.
Dalam upacara yang berlangsung di Pendopo Ronggo Jumeno Caruban, Kabupaten Madiun, pada Minggu (16/7) malam, penghargaan prestisius ini diserahkan secara langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.
"Alhamdulillah mendapat atas apresiasi yang diberikan oleh Gubernur Jawa Timur dan menjadikannya sebagai juara gotong royong untuk tingkat kota di Jawa Timur serta kelurahan terbaik," ujar Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dalam keterangan tertulisnya di Surabaya pada Senin (17/7).
"Jadi, setiap kota di cek kelurahan mana saja yang menjadi proyek percontohan, dipertemukan di seluruh Jawa Timur," tambahnya.
Wali Kota Eri ungkap rencana bentuk Kampung Pancasila. Kampung Madani akan diubah menjadi Kampung Pancasila untuk tingkatkan semangat gotong royong yang lebih nyata.
"Ini adalah wujud nyata dari gotong royong, di mana di setiap kampung tidak ada lagi masalah kemiskinan, stunting, gizi buruk, dan permasalahan lainnya," tutur Wali Kota Eri.
Lurah Gayungan, Pramudita Yustiani, tegaskan dalam penilaian BBGRM XX ada empat aspek penting dievaluasi: kemasyarakatan, ekonomi, sosial budaya dan agama, serta lingkungan.
"Dalam aspek kemasyarakatan, gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan semakin diperkuat. Hansip di lingkungan perkampungan dan perumahan mendapatkan pelatihan cara membela diri oleh Babinsa dan Kamtibmas. Bahkan, pembangunan Pos Kamling juga dilakukan secara swadaya oleh warga," jelas Yustiani.
Yustiani menegaskan adanya Omah Rembuk dan Puspaga di Balai RW, menjadi peran penting dalam lingkungan kelurahan. Pada aspek ekonomi, Gayungan bekerjasama dengan PKK Surabaya promosikan produk UMKM.
"Pada aspek ekonomi, UMKM yang telah maju di kelurahan ini membantu mendampingi para pelaku UMKM yang masih dalam tahap merintis. Seperti makanan dan minuman (mamin) serta fashion, mendapat dukungan dari kelurahan kami. Di lingkungan ini, terdapat desainer yang karyanya telah dikenal hingga tingkat internasional," tambahnya.
Dalam kerjasama ekonomi, Kelurahan Gayungan bersama PKK Surabaya juga berhasil menjalin kemitraan dengan Yayasan Siswa Budi dalam mengembangkan batik bersama siswa disabilitas.
"Ada beberapa warga Gayungan yang berkebutuhan khusus, PKK kemudian berkolaborasi dengan yayasan tersebut untuk pengembangan potensi minat dan bakat. Siswa SMA itu mengajari kami juga dan para KSH (Kader Surabaya Hebat)," paparnya.
Dalam aspek sosial budaya dan agama, Kelurahan Gayungan menjalin kemitraan dengan berbagai pihak. Keluarga miskin mengumpulkan dan olah sampah dari hotel, restoran, dan rumah makan.
Upaya menurunkan angka stunting, pihak terlibat berikan susu pada balita stunting. "Di bidang budaya, kami memiliki kelompok seni Surya Sumirat yang melatih karang taruna dan masyarakat di pendopo kelurahan. Mereka belajar menjadi MC berbahasa Jawa, Ludruk, dan berbagai kesenian Jawa lainnya," tutur Yustiani.
Pada aspek lingkungan, penduduk wilayah perumahan lakukan aksi "Bersih Hati, Bersih Lemari". Sebelum program "Garage Sale" Pemkot Surabaya dan PKK Surabaya, warga telah kumpulkan barang bekas layak pakai untuk bantu keluarga miskin di Kelurahan Gayungan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
