Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 Juli 2023 | 00.37 WIB

Proyek Flyover Aloha Sidoarjo Capai 56 Persen, Nataru 2023 Siap Uji Fungsional

Proyek Flyover Aloha ditarget memasuki tahap uji fungsional pada musim Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023. - Image

Proyek Flyover Aloha ditarget memasuki tahap uji fungsional pada musim Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023.

JawaPos.com–Proyek megah yang akan mengurai kemacetan di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, ditarget memasuki tahap uji fungsional pada musim Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023. Saat ini, progres pembangunan flyover tersebut telah mencapai 56 persen, melebihi rencana awal sebesar 35 persen.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali optimistis proyek tersebut selesai tepat waktu yaitu pada April 2024. ”Saya optimistis proyek Flyover Aloha Sidoarjo ini akan selesai pada April 2024. Sebab, sampai sejauh ini proyek sudah selesai 56 persen. Jika dihitung ke depan kurang 9 bulan lagi proyek selesai. Artinya kita mengejar 44 persen lagi. Nanti saat Nataru kita mulai uji fungsional,” ucap Gus Muhdlor sapaan akrab Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali pada Jumat (14/7).

Gus Muhdlor berharap Flyover Aloha yang merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengatasi kemacetan di kawasan tersebut, memperlancar arus lalu lintas dan mengurangi waktu perjalanan bagi pengguna jalan. Proyek itu juga akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan mempermudah akses menuju pusat bisnis serta tempat-tempat penting lain.

”Saat ini mungkin masyarakat masih merasakan macetnya karena proses pengerjaan proyek, mohon masyarakat bersabar, jangka panjangnya keberadaan Flyover Aloha ini akan mengurai kemacetan yang sudah menahun,” tambah Ahmad Muhdlor Ali.

Dari data Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo, pembangunan Flyover Aloha sudah memasuki 36 minggu pengerjaan proyek atau 9 bulan telah mencapai 56,058 persen. Hal itu menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam proyek tersebut, mengingat rencana awal hanya sebesar 34,887 persen artinya proyek itu mengalami deviasi (surplus) pekerjaan sebesar 21,17 persen.

Kepala Dinas PUBMSDA Kabupaten Sidoarjo Dwi Eko Saptono mengungkapkan, meskipun terdapat tantangan teknis dan kondisi cuaca yang kadang sulit, tim konstruksi bekerja dengan keras untuk memenuhi target progres. Mereka terus berupaya untuk memastikan kualitas konstruksi yang baik tanpa mengorbankan keamanan.

”Kami terus koordinasi dengan Kementerian PU untuk memantau pengerjaan proyek agar dapat selesai tepat waktu dengan kualitas yang baik,” ucap Dwi.

Dwi menambahkan, dengan tingkat realisasi saat ini, proyek nasional tersebut juga diharapkan dapat menjadi contoh keberhasilan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sidoarjo.

”Pembangunan Flyover Aloha Sidoarjo akan menjadi tonggak prestasi bagi pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Keberhasilan proyek itu akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, dan menjadi trigger pengembangan lebih lanjut dalam upaya meningkatkan konektivitas di kawasan tersebut,” tutup Dwi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore