
Departemen Teknik Perkapalan ITS Surabaya gelar pelatihan perbaikan mesin kapal dan perbaikan kapal Fiberglass untuk para nelayan.
JawaPos.com–Anggota DPRD Komisi C Abdul Ghoni Mukhlas Ni'am hadiri pelatihan perbaikan mesin kapal dan perbaikan kapal Fiberglass di gedung Departemen Teknik Perkapalan ITS Surabaya.
Acara dilatarbelakangi alumni Fakultas Teknologi Kelautan yang melihat pengetahuan dan teknologi nelayan di Kota Surabaya masih konvensional. Sehingga, perlu menggandeng beberapa stakeholder untuk mewadahi dalam satu acara pelatihan perawatan mesin dan perbaikan kapal fiberglass.
”Ini adalah persembahan dari kami semoga menjadi awal yang baik ke Pemkot Surabaya,” ungkap Faris, perwakilan ikatan alumni.
Muatan yang diampu para nelayan yang berjumlah 70 orang dan 10 orang mahasiswa itu berupa kelas fiberglass dan kelas perawatan mesin baik secara teori maupun praktik.
”Setelah pelatihan ini diharapkan para nelayan kalau ada kerusakan kecil tidak perlu ke bengkel sudah bisa dilakukan sendiri,” tutur Bayu Aji selaku ketua panitia acara.
Anggota Komisi C DPRD Surabaya Abdul Ghoni berharap dengan adanya acara itu bisa menambah wawasan dan meningkatkan kesejahteraan para nelayan.
”Saya sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan teman-teman ITS. Nantinya harus ada follow up lebih bukan hanya di tingkat pelatihan tetapi setelah dilatih perbaikan mesin selanjutnya harusnya ada bengkel mesin di dekat pesisir sehingga kita bisa bersinergi dengan pemerintah kota mungkin bisa diikutkan dalam APBD nanti bisa diteruskan,” ujar Abdul Ghoni Mukhlas Ni'am yang akrab disapa Cak Ghoni.
Sementara itu, Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan Mochamad Idnillah mengimbau kepada nelayan agar bantuan dari pemerintah bisa dimanfaatkan dengan baik sehingga bisa menyejahterakan hidup nelayan.
”Ada 5 kegiatan prioritas di antaranya peningkatan konservasi supaya tidak ditangkap dijaga dibatasi, peningkatan ikan terukur, peningkatan budi daya, pengoptimalan pulau-pulau kecil, dan penanggulangan sampah di laut untuk kesejahteraan hidup nelayan,” terang Mochamad Idnillah.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
