Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Juli 2023 | 05.40 WIB

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji Minta Pasar Rakyat Kutisari Indah Utara Dioptimalkan

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji meninjau Pasar Kutisari Indah Utara. - Image

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji meninjau Pasar Kutisari Indah Utara.

JawaPos.com–Pedagang di pasar kawasan Kutisari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo mengadu ke Rumah Aspirasi Wakil Wali Kota Surabaya Armuji.

Pemerintah Kota Surabaya meminta pedagang pindah ke pasar baru di Kutisari Indah Utara. Para pedagang itu berjualan di sepanjang Jalan Kutisari Selatan atau akrab dengan sebutan pasar krempyeng.

Para pedagang menyampaikan keluh kesah ketika berjualan di pasar baru tersebut. Sebab, mereka mengalami penurunan penjualan akibat jauh dari permukiman penduduk. Selain itu, pasar lama aktif lagi.

”Banyak pemilik rumah dan tanah di daerah pasar lama disewakan untuk dibuka kembali sebagai lapak berjualan. Sehingga pasar yang baru mengalami sepi pembeli,” tutur pedagang.

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji meninjau langsung lokasi pasar di Kutisari itu. Dia memerintahkan agar menertibkan pedagang yang berjualan di luar pasar untuk berjualan di dalam lokasi pasar.

”Kalau begini kan kasihan yang sudah tertib berjualan di dalam pasar. Sudah disiapkan pasar dan lebih terjamin dari berbagai aspek. Maka dari itu pedagang harus kompak meramaikan pasar,” ujar Armuji.

Wakil wali Kota Surabaya itu menyatakan, Pasar Kutisari Indah Utara harus dioptimalkan. Selain itu, berjualan di pinggir jalan mengganggu kenyamanan warga maupun pengguna jalan.

Armuji juga menyampaikan, kondisi pasar yang representatif diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi bagi pedagang apabila tertib melakukan relokasi.

”Lebih bersih, terkoordinasi dan parkirnya juga tidak mengganggu aktivitas warga. Ayo diramaikan, saya juga minta kelurahan dan kecamatan mengawasi pedagang yang belum relokasi ke pasar agar segera ditertibkan dan diarahkan,” ucap Armuji.

Pasar Kutisari dikelola dinas koperasi, usaha kecil dan menengah serta perdagangan (dinkopdag). Pasar itu mampu menampung 185 pedagang.  Ada 12 pasar yang dikelola dinkopdag. Di antaranya, Pasar Nambangan, Pasar Gunung Anyar, Pasar Penjaringan Sari, Pasar Aci, dan Pasar Karah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore