
Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya Ajeng Wira Wati.
JawaPos.com–Hingga kini, SA, balita tenggelam di Sungai Rolak Surabaya masih belum kembali ke pangkuan kedua orang tuanya. Itu artinya, SA hilang tenggelam selama 4 hari di Sungai Rolag Surabaya.
Legislator Gerindra Surabaya Ajeng Wira Wati mengatakan, dari insiden balita tenggelam ada beberapa hal yang perlu disorot. Bukan hanya penanda atau pagar di tepi Sungai Rolak yang perlu dibuat, menurut Ajeng, pendampingan untuk kakak korban, NS, tak kalah penting.
Pada 25 Juni, SA dan LA bermain bersama NS di tepi Sungai Rolak. NS meninggalkan SA dan LA sekitar 10 menit untuk membeli bakso. Saat kembali, SA dan LA justru tidak ada di tempat. Dugaan awal, keduanya terjatuh dan tenggelam di Sungai Rolak.
Dugaan itu ternyata benar setelah melihat CCTV yang menyorot lokasi terakhir SA dan LA bermain. Keduanya terperosok lalu tenggelam di sungai.
Jasad LA berhasil ditemukan H+1 oleh tim SAR. Sementara itu, hingga kini (29/6), SA tak kunjung kembali ke pangkuan kedua orang tuanya.
Ajeng menilai, NS pasti masih merasa syok dengan insiden tersebut. Dia meyakini jika SA tidak ada maksud untuk mencelakai kedua adiknya.
”Supaya tidak dipersalahkan sekitar dan menjadi depresi merasa bersalah. Kakaknya harus punya masa depan yang cerah dan membanggakan orang tuanya. Dampingi psikologisnya,” terang Ajeng Wira Wati, Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya itu.
Perempuan yang juga menjadi Ketua Kesira Gerindra Surabaya itu mendorong agar awareness terhadap parenting terus ditumbuhkan. Saat kejadian, kedua orang tua korban tidak ada di rumah.
Ibu korban mendampingi anak pertamanya wisuda. Sementara, ayahnya bekerja.
”Wisuda harus didesain dengan performa pentas seni anak-anak, jangan membuat serius dan sakral tanpa ada kaidah untuk momen dalam keluarga,” papar Ajeng.
”Jangan wisuda itu sebagai ajang gengsi sekolah. Utamakan ajang apresiasi akademik serta potensi dan bakat siswa,” tambah Ajeng Wira Wati, anggota Badan Pembentukan Perda DPRD Surabaya itu.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
