Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 Maret 2020 | 01.44 WIB

Tim Bareskrim Polri Taklukan Kompetisi Triatlhon di Selandia Baru

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Tim Ironman Bareskrim Polri berhasil mencapai garis finis pada lomba adu fisik kelas dunia di lomba Triatlhon. Kompetisi yang menggabungkan tiga cabang olahraga itu digelar di kota Taupo, Selandia Baru pada awal Maret ini.

Perlombaan itu menggabungkan tiga cabor dengan jarak tempuh tertentu dengan waktu terbatas, dan diselesaikan secara satu waktu. Ketiga cabor itu adalah berenang (3,8 kilometer), bersepeda (180 km), dan berlari (42 km).

Tim Polri berhasil mencapai status 'Finish strong' itu berada di bawah komando Brigjen Pol Slamet Uliandi. Sosok yang akrab disapa Kapten Jack (KJ) itu kini menjabat sebagai Karobinops Bareskrim Mabes Polri.

Para anggota Tim Ironman Bareskrim Polri itu telah digembleng selama satu tahun di bawah pimpinan Kapten Jack. “Kami berjumlah tujuh orang. Semboyan kami, Nothing is impossible become an Ironman,” kata KJ dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, Minggu (15/3).

Bagi KJ yang kini menyanda bintang satu di pundaknya ini juga menuturkan harus tetap ada niat dan capaian terhadap sesuatu. Ini membuat apa pun tujuannya akan tercapai melalui kesehatan, baik untuk beribadah, karier, keluarga, dan siapapun yang selalu ingin bahagia.

"Karena itu tekad kami bulat untuk bisa eksis dan berprestasi di kompetisi Triatlon Selandia baru," paparnya.

Ia menambahkan, kisah sukses dapat dilihat dari seorang legenda Ironman dari Jepang, yaitu Hiriko yang berhasil menyelesaikan 26 kali ‘Finish Strong’dan menjadi inspirasi bagi semua.

Lebih lanjut, KJ juga mengungkapkan prinsipnya yang selalu mengedepankan kesehatan dan berusaha untuk bisa menjadi kebahagiaan bagi orang lain.

"Mulailah membahagiakan orang di sekitar kita, sehingga kita dapat bermanfaat bagi semuanya. Ingat rasa nyeri karena berlatih itu sementara, tapi kejayaan itu dirasakan selamanya," kata Slamet.

Triathlon Ironman dikenal sebagai perlombaan olahraga paling ekstrim di dunia karena dilakukan dalam satu hari. Para peserta dituntut untuk melakukan latihan fisik dan mental dalam durasi waktu yang sangat melelahkan sepanjang hari.

"Asupan bergizi mutlak dipenuhi secara lebih baik untuk memperbaiki sel-sel tubuh karena membakar kalori dalam satu hari," kata dia.

Uniknya, para peserta yang mengikuti Triathlon Ironman ini bukan hanya atlet kawakan di bidangnya, melainkan masyarakat biasa yang siap uji fisik dan mental.

Menurut dia, semua pihak dari latar belakang apapun bisa sukses mencapai 'Finish Strong' Ironman. Asalkan, memiliki kemampuan menyeimbangkan antara pekerjaan, pelatihan, istirahat, waktu keluarga, dan kehidupan sosialnya.

“Latihan fisik dan mental sampai push to the limit, atau dengan kata lain secara optimal dalam beberapa waktu lamanya akan menjadi kebiasaan pola hidup sehat,” urainya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore