
Taufik Hidayat minta seluruh unsur di PBSI lakukan introspeksi.
JawaPos.com - Legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat menyoroti prestasi para atlet muda Indonesia di beberapa turnamen bergengsi. Khususnya di sektor tunggal putra yang belum menunjukan hasil maksimal di All England 2019.
Menurut Taufik, Ginting dan Jojo belum menunjukkan konsistensi permainan setelah berhasil meraih medali di Asian Games 2018. Peraih medali emas Olimpiade 2004 Athena ini berharap kegagalan para atlet tunggal putra di All England 2019 bisa dijadikan introspeksi.
"Setelah mereka raih hasil bagus di Asian Games, terus ada satu atau dua pertandingan (raih juara) gitu. Harusnya mereka juga introspeksi diri. Dalam arti pemainnya, pelatihnya, dan pengurusnya. kenapa gitu loh," ujar Taufik saat dihubungi, Selasa (11/3).
Menurut Taufik, Ginting dan Jojo sampai saat ini masih belum menunjukan permainan yang stabil. Dari beberapa turnamen yang diikuti, keduanya tidak mampu melangkah jauh.
"Mereka juga belum stabil untuk jadi pemain di level atas. Nggak seperti (Kento) Momota, Shi Yuqi, atau (Viktor) Axelsen. Mereka (wakil) Indonesia belum stabil lah," sambungnya.
Tentu ini menjadi pekerjaan tersendiri bagi PBSI yang dinilai harus bebenah diri. Pasalnya jika tidak cepat melakukan regenerasi, akan semakin berat untuk kembali meraih gelar di tunggal putra.
"Di sini PBSI juga harus benar-benar berbenah, dari pelatih dan pemainnya juga. Karena sebentar lagi kan untuk mengejar poin olimpik 2020, kalau begini terus mau sampai kapan?" tegasnya.
Seperti diketahui, Ginting harus angkat koper di babak pertama All England 2019 setelah kalah dari wakil Hongkong, NG Ka Long Angus dengan skor 18-21, 21-13, dan 11-21. Sementara Jojo terhenti di babak kedua setelah dikalahkan Kidambi Srikanth dengan skor 17-21, 21-11, 12-21.
Sementara satu wakil Indonesia lainnya, Tommy Sugiarto hanya mampu bertahan hingga perempat final. Dia harus mengikuti dua rekannya setelah dikalahkan oleh NG Ka Ling Angus dengan skor 21-16, 14-21, dan 15-21.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
