
Pengawasan antidoping bagi pemain tenis lebih diperketat mulai pada tahun 2027 (Flashscore)
JawaPos.com – Pemain tenis akan menghadapi persyaratan pelacakan keberadaan yang lebih ketat terkait pengujian antidoping mulai Januari 2027, menyusul perubahan Kode Antidoping Dunia yang diumumkan Badan Integritas Tenis Internasional (ITIA).
Dilansir dari laman Flashscore pada Jum'at (23/10), Aturan baru tersebut mewajibkan pemain yang tergabung dalam Kelompok Pengujian Terdaftar (Registered Testing Pool atau RTP) untuk menyediakan satu slot waktu selama 60 menit setiap hari agar petugas dapat melakukan pengujian antidoping, baik selama maupun di luar kompetisi.
Kebijakan ini sekaligus mengakhiri pengecualian yang sebelumnya diberikan kepada atlet tenis karena jadwal pertandingan dan aktivitas mereka sulit dipastikan.
Untuk menyesuaikan penerapan aturan tersebut, ITIA berencana mengurangi jumlah pemain dalam RTP dan memindahkan sekitar 80 persen anggota saat ini ke kelompok pengujian yang lebih luas tanpa kewajiban menyediakan slot waktu 60 menit setiap hari.
Meskipun demikian, jumlah keseluruhan pemain yang masuk dalam kedua kelompok pengujian diperkirakan tetap relatif sama, begitu pula frekuensi dan volume pemeriksaan antidoping.
Para pemain akan menerima pemberitahuan mengenai kelompok pengujian masing-masing pada November, sedangkan klasifikasi individu mereka tidak akan diumumkan kepada publik.
Selain memperketat pengawasan, aturan baru tersebut juga memberikan perlindungan lebih besar bagi pemain yang dapat membuktikan bahwa hasil tes positif disebabkan oleh kontaminasi obat-obatan, makanan, minuman, faktor lingkungan, atau orang lain.
Ketentuan tersebut turut membuka peluang penerapan sanksi yang lebih fleksibel dalam keadaan tertentu, termasuk pendekatan rehabilitasi untuk beberapa kasus penggunaan narkoba rekreasional yang tidak berkaitan dengan peningkatan performa olahraga.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022